JAKARTA-KEMPALAN: Prekuel Game of Thrones, House of the Dragon resmi ditayangkan oleh HBO pada akhir pekan lalu. Di episode pertama serial ini, jumlah penonton memecahkan rekor di premiere serial televisi HBO.
Dilansir dari Detik, House of the Dragon telah ditonton sebanyak 9,99 juta orang dari berbagai platform. Mulai dari streaming di HBO Max hingga penayangan di HBO itu sendiri. House of the Dragon ini menjadi tayangan premiere dengan jumlah penonton terbanyak dalam sejarah HBO selama ini.
“Ini termasuk konten yang tayang sebelum era streaming, termasuk acara HBO yang ditayangkan premiere di platform digital seperti HBO Now dan HBO GO, termasuk HBO Max,” ujar pihak HBO dalam kutipan yang diambil dari Detik.
Game of Thrones hingga saat ini masih menjadi serial televisi yang paling banyak ditonton di HBO sejak berakhir di 2019 lalu.
Konon, saat ini serial prekuelnya disebut-sebut akan menjadi proyek yang mendapatkan sorotan dari fans dan juga akan menjadi konten HBO yang akan dipromosikan secara besar-besaran.
House of the Dragon dari premiernya pada hari Minggu (21/8/2022) malam terbukti langsung mengalahkan rekor pada Game of Thrones pada tahun 2011 silam. Game of Thrones pada penayangan episode season 1 tersebut disaksikan sebanyak 4,4 juta penonton.
Episode pertama dari House of the Dragon telah menerima pujian dan juga kritikan. Namun, sejauh ini episode pembuka tersebut mendapatkan respons yang baik dari penonton dan kritikus.
House of the Dragon mendapatkan skor tomatometer sebesar 82 persen dan dari penonton sebesar 88 persen di situs agregator Rotten.
Pada prekuel kali ini, House of the Dragon akan menceritakan mengenai petualangan antara Pangeran Aegon dan Putri Rhayenra yang terlibat perang saudara serta akan tayang sebanyak 10 episode.
Sekuel House of the Dragon diperkirakan akan menjadi salah satu spin off Game of Thrones terlaris dalam abad ini.
George R. R. Martin, penulis seriel ini mengungkapkan bahwa ia dan tim produksi sengaja sejak awal untuk memunculkan konflik agar konflik tersebut menjadi poin utama dan fokus dari para penonton.
George juga mengatakan bahwa House of the Dragon terinspirasi dari peristiwa nyata yang terjadi pada abad ke-12 lalu.
“Game of Thrones dibuat berdasarkan War of the Roses. Sedangkan pertunjukan ini didasarkan pada periode awal sejarah Inggris, yang disebut The Anarchy,” tuturnya yang dikutip dari Suara, Selasa (23/8/2022). (Arlita Azzahra Addin)
Editor: Reza Maulana Hikam

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi