Kamis, 4 Juni 2026, pukul : 21:50 WIB
Surabaya
--°C

Inflasi Inggris Bisa Meraih Puncaknya di Tahun Depan, Mencapai 18 Persen

JAKARTA-KEMPALAN: Inflasi harga konsumen di Inggris akan mencapai puncaknya di level 18 persen pada tahun 2023. Angka tersebut sembilan kali lipat dari perkiraan Bank of England.

Seorang ekonom di bank AS Citi mengatakan bahwa ia menaikkan prediksinya lagi karena adanya lonjakan harga pada energi.

“Pertanyaannya sekarang adalah kebijakan apa yang dapat dilakukan untuk mengimbangi dampak pada inflasi dan ekonomi riil,” kata Benjamin Nabarro yang dikutip dari CNN, Selasa (23/8/2022).

Pada inflasi sekarang secara substansial diramal lebih tinggi sebesar 13 persen dari perkiraan Bank of England pada bulan Agustus lalu.

Komite Kebijakan Moneter akan menyimpulkan bahwa risiko inflasi yang lebih tinggii persisten telah meningkat.

BACA JUGA  Ninja Warrior ala Surabaya: Dwi Kistiono Membangun Mimpi Pentathlon dari Pinggiran Kota

“Ini berarti mendapatkan tarif dengan baik ke wilayah yang membatasi, dan dengan cepat,” jelasnya.

“Jika tanda-tanda inflasi yang lebih melekat muncul, kami pikir Suku Bunga Bank 6-7% akan diperlukan untuk mengendalikan dinamika inflasi. Namun untuk saat ini, kami terus berpikir bukti untuk efek seperti itu terbatas dengan peningkatan pengangguran masih lebih mungkin terjadi. izinkan MPC berhenti sejenak sekitar pergantian tahun,” tambah Nabarro.

BoE mengumumkan bahwa kenaikan suku bunga sebesar setengah poin persentase yang langka pada bulan ini dan para investor mengharapkan langkah besar lainnya ketika MPC membuat pengumuman mengenai kebijakan moneter berikutnya pada 15 September.

Nabarro mengatakan bahwa ia memperkirakan indeks harga eceran Inggris yang digunakan untuk mengatur pengembalian obligasi mengenai inflasi dan mencapai puncaknya di atas sebesar 20 persen.

BACA JUGA  Reformasi Kepemimpinan Sekolah Sidoarjo: Bebas Transaksi, Berbasis Domisili

Hal tersebut didorong karena kondisi di pasar gas yang memburuk pada hari Senin karena operator milik negara Rusia Gazprom mengumumkan pemeliharaan terjadwal pada pipa gas Nord Stream 1 ke Eropa.

Dilansir dari The Guardian, harga gas untuk pengiriman hari berikutnya ke Inggris mengalami lonjakan sebesar 37 persen menjadi 495p per termal dan merupakan tertinggi sejak bulan Maret.

Sedangkan harga gas pada bulan depan menyentuh rekor tertinggi, yaitu menjadi 540p per termal atau naik sebesar 16 persen. (Arlita Azzahra Addin)

Editor: Reza Maulana Hikam

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.