KEMPALAN: Citayam Fashion Week (CFW) menjadi fenomena nasional yang viral dan ditiru di mana-mana. Youtuber Baim Wong melakukan gercep, gerak cepat, dengan mendaftarkan nama CFW ke Kementerian Hukum dan HAM untuk mendapatkan HAKI atau hak kekayaan intelektual, dan mendaku even itu sebagai hak intelektualnya.
Langkah Baim diprotes banyak kalangan dan Baim menjadi sasaran rundungan dalam beberapa hari terakhir. Baim sudah menjelaskan bahwa ia tidak mendaku even itu sebagai milik pribadinya, ia melibatkan beberapa anak yang menjadi ikon CFW dalam kepemilikan even itu. Pembelaan Baim ini tidak mempan, ia tetap dibully sampai akhirnya Baim menyerah kalah dan membatalkan rencananya itu.
Langkah gercep Baim ini membuat banyak orang mengernyitkan dahi. Anak-anak Citayam itu sangat kreatif dengan gagasannya menciptakan CFW, tapi Baim ternyata lebih kreatif lagi dengan mendaftarkan hak cipta dan mendakunya sebagai milik pribadi. Tidak tanggung-tanggung, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil langsung memprotes langkah Baim itu. Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria juga mengecam langkah kreatif tapi kebablasan itu. Politisi Partai Nasdem Ahmad Sahroni juga mengecam langkah itu.
BACA JUGA: The Good, The Bad, and The Ugly
Baim Wong bersama istri, Paula Verhoeven, melalui PT Tiger Wong Entertainment tentu akan mendapatkan banyak keuntungan finansial dari kepemilikan brand CFW.
Keuntungan pertama adalah Baim akan memiliki kekuasaan terhadap merek CFW. Pihak lain yang ingin menggunakan merek itu harus izin dan membayar kepadanya. Tunjungan Fashion Week yang digagas anak-anak muda Surabaya atau even sejenis di Malang dan kota-kota lain tidak akan bisa diselenggarakan tanpa izin dari Baim.
CFW akan menjadi milik Baim dan dilindungi oleh undang-undang. Setiap orang atau institusi yang hendak memakai nama dan pola acara yang mirip dengan CFW harus membayar royalti kepada Baim. Ini sama dengan royalti yang dikenakan terhadap setiap orang yang memakai lagu atau musik orang lain untuk kepentingan komersial.
Tindakan Baim dianggap sebagai pembajakan. CFW adalah even publik yang muncul secara sporadis tanpa dikoordinasikan oleh sebuah struktur yang hirarkis. CFW adalah inisiatif perorangan yang berkumpul karena ada kepentingan bersama, yaitu menongkrong untuk berkumpul bersama-sama dengan teman-teman sebagai bagian dari peer group.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi