Poster ini lebih mirip dengan poster yang muncul di demontrasi buruh yang menentang kebijakan yang eksploitatif oleh majikan. Narasinya sangat kental dengan pertentangan kelas yang menjadi ciri khas gerakan buruh yang lekat dengan ideologi sosialisme.
Tapi, narasi itu bukan narasi politik yang diciptakan oleh aktivus buruh atau aktivis gerakan demokrasi. Narasi itu kali pertama diciptakan oleh suporter sepak bola Eropa pada 2017 yang menentang rencana pembentukan kompetisi baru di Eropa yaitu European Super League (ESL). Liga ini merupakan kumpulan dari klub-klub elite Eropa yang ingin mengadakan kompetisi sendiri di luar kompetisi yang diadakan oleh otoritas sepak bola Eropa, UEFA.
ESL akan mengadakan kompetisi tandingan atau breakaway league untuk menyaingi Liga Champions yang dikelola UEFA. Kompetisi elite itu hanya akan diikuti oleh juara-juara kompetisi di masing-masing negara superpower sepak bola Eropa, seperti Ing Jerman, Prancis, Belanda, dan Italia.
BACA JUGA: Revolusi Akhlak
Para suporter sepak bola Eropa marah oleh rencana pembentukan ESL ini dan mengancam akan memboikot semua pertandingannya. Terjadi demonstrasi besar di luar dan di dalam stadion. Salah satu poster yang terbentang adalah ‘’Created by the Poor Stolen by the Rich’’ yang kali pertama dipamerkan oleh suporter klub sepak bola Paris Saint Germain (PSG) dari Prancis.
Kontan narasi itu menjadi viral dan ditiru oleh suporter seluruh Eropa dan menjadi semacam jargon perjuangan. Para suporter itu marah karena ESL akan dikelola sebagai kompetisi elite dengan peserta klub-klub elite, dan hanya akan bisa dinikmati oleh suporter elite yang berduit banyak. Kompetisi ESL akan dijual mahal kepada sponsor dan hak siar televisi juga akan dijual mahal. Sebagai konsekuensinya tiket pertandingan juga akan dijual mahal.
Para suporter marah karena pertandingan sepak bola adalah bagian dari tradisi rakyat kelas bawah. Di Inggris dan di negara-negara Eropa suporter sepak bola adalah kumpulan dari para buruh pabrik dan industri transportasi, seperti pelabuhan dan kereta api, yang berkumpul di akhir pekan untuk mencari hiburan yang murah dan meriah dengan menonton sepak bola.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi