Sabtu, 9 Mei 2026, pukul : 21:41 WIB
Surabaya
--°C

Baim Wong

Tradisi ini diciptakan oleh orang-orang miskin, tapi kemudian berkembang menjadi industri olahraga yang besar dan sangat menguntungkan. Ketika sudah berkembang maka klub-klub sepak bola berubah menjadi korporasi trans-nasional yang mengelola aset miliaran dolar. Orang-orang miskin pun terpinggirkan dan kembali menjadi penonton pinggiran.

BACA JUGA: Perang Digital

Fenomena ini mirip dengan yang terjadi dengan Citayam Fashion Show. Mulanya hanya menjadi ajang menongkrong, tapi setelah viral dan menjadi besar diambil alih dan hendak dicuri oleh orang-orang kaya. Sekarang bukan hanya anak-anak Citayam yang ingin berjalan di atas jalan kucing ‘’catwalk’’ SCBD, model-model profesional dan selebritas kelas atas pun mulai berdatangan dan mengambil alih pertunjukan.

Orang-orang elite dan anak-anak Jakarta Selatan yang datang dari kalangan ‘’upper class’’ sekarang mulai melakukan invasi. Ajang CFW yang semula menjadi sub-kultur–untuk melawan kultur besar yang sudah mapan–akhirnya harus terkooptasi oleh kultur mainstream yang elitis. Tapi, anak-anak Citayam itu pasti akan punya cara tersendiri untuk melawan kooptasi itu. (*)

Editor: DAD

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.