Minggu, 19 April 2026, pukul : 06:53 WIB
Surabaya
--°C

Baim Wong

Bentuk CFW adalah massa yang tidak terstruktur dan tidak punya kepemimpinan. Massa ini lebih tepat disebut sebagai crowd, atau kerumunan, yang mempunyai karakteristik berbeda ketimbang perorangan. Di dalam kerumunan seseorang bisa bertindak dan bersikap berbeda dengan ketika dia sendirian. Seseorang yang sedang menjadi bagian dari crowd dalam demonstrasi, misalnya, akan bertindak lebih berani ketimbang ketika sendirian.

Crowd dalam CFW bersifat cair dan temporer karena adanya interest yang sama. Ketika kelompok yang cair ini diatur dalam organisasi maka anggota-anggotanya akan melakukan resistensi, karena hal itu akan mengurangi tingkat kebebasan yang selama ini mereka nikmati. Ketika kerumunan tanpa bentuk ini diorganisasikan dengan merelokasinya ke tempat lain maka anggota-anggotanya akan melakukan resistensi juga, karena akan mengurangi kebebasan dan kenyamanan.

BACA JUGA: Damai

Upaya pemerintah DKI merelokasi CFW ke Pantai Indah Kapuk atau kompleks Kota Tua tidak akan berhasil karena anggota komunitas pasti akan menolaknya. Resistensi yang sama dilakukan terhadap Baim Wong dan siapa pun yang ingin menghaki even itu. Relokasi maupun pendaftaran HAKI akan dianggap sebagai kooptasi dan pembajakan terhadap ekspresi publik yang dinikmati oleh anak-anak SCW secara bebas dan gratis.

Perlawanan yang muncul menjadi heroik. Beberapa anak muda yang melakukan fashion show menyeberangi zebra cross membawa poster-poster perlawanan. Salah satu poster yang menjadi viral adalah narasi ‘’Created by the Poor Stolen by the Rich’’, diciptakan oleh orang-orang miskin, dicuri oleh orang-orang kaya. Narasi ini terasa penuh dengan heroisme dan kental dengan pesan-pesan politik.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.