Sabtu, 9 Mei 2026, pukul : 10:38 WIB
Surabaya
--°C

‘’Terkun’’ Terawan

Ketika ibunda Presiden Joko Widodo sakit Terwan yang dipercaya untuk merawat. Hubungan profesional yang didekat menjadi semakin dekat karena sama-sama berasal dari Solo. Inilah yang kemudian menjadi salah satu penyebab Terawan diangkat menjadi menteri kesehatan pada 2019.

Penunjukan Terawan tersebut pun menuai penolakan dari IDI yang melayangkan surat penolakan ke Jokowi. IDI mempersoalkan pelanggaran kode etik terkait terapi cuci otak yang dilakukan Terawan. Jokowi pun diminta membatalkan pengangkatan Terawan. Tetapi protes itu diabaikan.

BACA JUGA: Ada Lord Luhut…

Terawan hanya bertahan setahun menjadi menteri kesehatan. Pagebluk Covid-19 pada awal 2020 menjadi bencana bagi Terawan. Ia dianggap gagal merespons pandemi itu dan akhirnya menjadi korban resafel. Terawan dicopot digantikan oleh Budi Gunadi Sadikin yang tidak punya latar belakang medis.

Terawan tidak menyerah. Ia kembali menemukan ‘’formula ajaib’’ dalam bentuk vaksin anti-Covid yang dinamai ‘’Vaksin Nusantara’’. Sama dengan metode brainwash temuannya, vaksin ini dianggap lebih cocok dengan kondisi orang Indonesia.

Vaksin ini juga diklaim sebagai ‘’made ini Indonesia’’, meskipun beberapa komponennya dibuat di Amerika Serikat. Jokowi yang biasanya mengampanyekan ‘’Bangga Buatan Indonesia’’ kali ini tidak terkesan oleh temuan Terawan. Jokowi tidak mengendorse temuan Terawan meskipun banyak elite politik yang mengendorsenya.

BACA JUGA: Ngelus Dada

Pemecatan Terawan seolah menjadi paku bagi peti mati Terawan. Ia terkubur tanpa mendapatkan perlindungan politik yang memadai. Sampai sekarang Vaksin Nusantara sudah tidak terdengar lagi ceritanya, hilang terkubur oleh vaksin-vaksin impor yang membanjiri Indonesia. (*)
Editor: Freddy Mutiara

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.