SURABAYA-KEMPALAN: Pelatih Persebaya, Aji Santoso memperingatkan anak asuhnya agar jangan mudah terprovokasi saat melawan Borneo FC.
Persebaya Surabaya akan menjamu Borneo FC di di Gelora Joko Samudro, Gresik, pada Jumat (3/2) sore, di lanjutan pekan ke-22 Liga 1 musim 2022-2023.
Klub berjuluk Bajul Ijo itu sering kali mendapatkan pengalaman buruk saat berhadapan dengan Borneo FC. Laga melawan klub asal Kalimantan Timur itu sering kali berjalan keras dan memakan korban dari pihak Persebaya.
Pada musim 2018, pemain Persebaya Robertino Pugliara harus mengakhiri musim lebih cepat setelah terkena tekel horor dari gelandang Borneo FC Wahyudi Hamisi.
Sementara pada tahun 2022 lalu, giliran Koko Ari yang menjadi korban. Bek berusia 20 tahun itu menjadi korban tekel keras pemain Borneo Kei Heirose. Koko kemudian harus absen selama sepekan akibat cedera di bagian tulang kering.
Kendati demikian, Pelatih Persebaya Aji Santoso memperingatkan anak asuhnya agar jangan mudah terprovokasi dan tetap fokus hanya ke pertandingan.
“Saya pikir kalau dalam sepak bola permainan keras saya gak ada masalah tapi jangan kasar. Beda keras dan kasar, saya pikir gak perlu membalas. Saya fokus pada pertandingan.” ungkap Aji, pada sesi pre match press conference.
Aji Santoso juga menegaskan bahwa anak asuhnya tak takut menghadapi Borneo FC yang menempati posisi lebih tinggi di papan klasemen.
Pelatih asal Malang itu mengatakan bahwa fakta tersebut justru membuat anak asuhnya makin termotivasi untuk mengalahkan Borneo FC.
“Saya nonton pertandingan mereka terakhir ketika melawan Persik Kediri. Saya tahu pemain yang perlu mendapat perhatian khusus, tetapi saya tidak menerapkan man to man marking.” kata Aji.
“Borneo FC tim bagus posisinya di atas kami. Untuk itu saya sampaikan ke pemain untuk bisa menjadikan motivasi untuk bisa meraih poin penuh di kandang,” tegas Aji.
(*) Edwin Fatahuddin

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi