SURABAYA-KEMPALAN: Ajang Imun Darts Championship 2026
dapat menyedot animo penggemar olahraga darts yang ada di kota Surabaya.
Digelar mulai Kamis (9/4), ajang tersebut berakhir Minggu malam (12/4).
Ajang yang
termasuk dalam rangkaian “Special Series KOD Festival Tournament” di Imun Sport
Club Surabaya itu, mampu menyedot total peserta yang mencapai 110 peserta.
Dari jumlah
tersebut, yang terbanyak dari kelas Master A dan B. Yaitu sebanyak 32 pemain
dan bertanding pada hari Sabtu (11/4). Kedua terbanyak ditempati di kelas Mix
Double Blind sebanyak 16 tim, atau 32 pemain. Mereka bertanding saat hari
terakhir.
Dari
kalangan pengunjung dan influencer Surabaya yang datang di hari pertama
jumlahnya sekitar 30 pemain. Sementara, sebanyak 16 pemain dari kelas rookie di
hari Jumat (10/4).
Ajang
tersebut merupakan hasil kerja bareng antara Surabaya Darts Union (SDU) sebagai
wadah komunitas darts di Kota Pahlawan, dengan Imun Darts. Total ada empat
komunitas darts di Surabaya.

Semakin
menyemarakkan ajang tersebut, atlet darts level pro nasional yang baru saja
jadi semifinalis turnamen SEA Tour 2025 di Genting, Malaysia, Oktober yang
lalu, Tirta Suparjo.
Ketua SDU
Agus Hariyanto menyebut ajang ini sekaligus digelar agar darts lebih dikenal.
Khususnya masyarakat di Surabaya. ’’Animo masyarakat Surabaya untuk mengenal
darts lumayan tinggi,’’ sebut Ko Har, sapaan akrabnya.
Di Surabaya,
ini jadi ajang pertama yang menggunakan mesin dartslive. Jenis ini memakai soft
tip. Dia berharap, dengan adanya ajang ini orang dapat mengetahui lebih jauh
tentang olahraga darts.

’’Yang telah
mengetahui dan ingin menekuni bisa bergabung dengan kami. Akan kami ajari mulai
dari level beginner hingga pro,’’ lanjut Ko Har. Sampai di saat ini, belum ada
atlet darts pro dari Surabaya. Levelnya masih intermediate.
Hadirnya
Tirta ikut membantu mendekatkan darts ke masyarakat Surabaya. ’’Dia akan coaching besok (Senin kemarin, Red),’’
sebut Ko Har. Tirta menyebut belum semua kota di Indonesia yang mengenal darts.
Yang sudah masuk di Jakarta, Batam, Surabaya, Bali,
Tangerang, Bandung, Medan, dan Pekanbaru. ’’Baru 2024 lalu resmi jadi olahraga
di Indonesia,’’ ungkap Tirta. (YMP)


Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi