SURABAYA-KEMPALAN: Kompetisi sengit Liga Sepak Takraw Indonesia (LSI) 2026 Wilayah II di Gelora Pancasila Surabaya mencapai titik didihnya pada Jumat (3/7/2026). Tim putra dan putri Jawa Timur (Jatim) sukses mengamankan tiket menuju babak semifinal, sekaligus mengunci slot bergengsi untuk bertarung di putaran final nasional di Jakarta. Keberhasilan ini bukan sekadar pencapaian sesaat, melainkan sinyal kuat bahwa regenerasi atlet takraw Jatim berjalan di jalur yang tepat dan terukur.
Sektor Putra: Konsistensi Pemain Muda Menghadapi Dominasi Pelatnas
Di sektor putra, tim Jatim harus merelakan posisi puncak grup setelah mengakui keunggulan Jawa Tengah (Jateng) dengan skor tipis 0-2 (6-15, 11-15). Kendati demikian, modal kemenangan krusial 2-1 (13-15, 15-6, 9-15) atas Nusa Tenggara Barat (NTB) pada laga sebelumnya sudah lebih dari cukup mengantarkan anak-anak asuh duet pelatih Oni Dyar Akhyanto dan Khabib ini melaju ke fase gugur dengan kepala tegak. Mentalitas baja para pemain muda ini menjadi modal utama menghadapi tekanan di babak selanjutnya.
Sektor Putri: Tiket Semifinal Lewat Determinasi Tinggi
Langkah serupa diikuti oleh sektor putri Jatim. Meski harus tunduk dari kedigdayaan DKI Jakarta dengan skor 0-2 (13-15, 11-15) di laga terakhir, kemenangan mutlak 2-0 atas DI Yogyakarta pada laga pembuka, Rabu (2/7/2026), menjadi jangkar yang menyelamatkan posisi Salsa Sabilillah dan kawan-kawan menuju babak empat besar. Determinasi tinggi dan kerja sama tim yang solid menjadi kunci utama lolosnya skuad putri Jatim.

Peta Pertempuran Semifinal dan Final
Seluruh pertandingan semifinal, final, sekaligus upacara penutupan Wilayah II akan digulirkan secara maraton pada Sabtu (4/7/2026). Berikut adalah infografis jadwal dan taruhan gengsi pada laga hidup-mati tersebut:
Kategori Laga Semifinal 1 Laga Semifinal 2 Taruhan Gengsi
Putra Jawa Timur vs Jawa Barat Jawa Tengah vs Banten Tiket Final Wilayah & Grand Final Jakarta
Putri Jawa Timur vs Jawa Tengah DKI Jakarta vs Bali Tiket Final Wilayah & Grand Final Jakarta
Analisis Taktis: Grand Design Menuju Pra PON 2027

Di balik kesuksesan menembus semifinal, terdapat strategi jangka panjang yang dirancang secara presisi oleh pelatih kepala Jatim, Oni Dyar Akhyanto. LSI 2026 sengaja dijadikan panggung eksperimen berani dengan menurunkan mayoritas pemain muda. Keputusan mengistirahatkan bintang senior sekelas Saiful Rijal—peraih emas Asian Games 2018 dan perak PON 2024—merupakan bagian dari grand design menuju Pra PON 2027.
“Pemain muda kita mampu mengimbangi intensitas tim Jateng yang dihuni pilar Pelatnas. Ini modal mental yang sangat mahal. Target awal kami adalah menembus semifinal agar bisa mengamankan tiket ke Jakarta, dan misi pertama itu sudah tuntas,” ujar Oni dengan nada optimis.
Apakah taktik rotasi dan suntikan darah muda Jatim mampu meruntuhkan dominasi Jawa Barat dan Jawa Tengah di babak semifinal besok? Satu hal yang pasti, Jatim tidak datang ke Jakarta hanya untuk menjadi peserta. Mereka datang untuk menyandingkan gelar juara.(Ambari Taufiq/M Fasichullisan)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi