Rabu, 20 Mei 2026, pukul : 23:53 WIB
Surabaya
--°C

Adu Rekam Jejak dan Visi Masa Depan: Dinamika Kampanye Terbuka Pilkades Kemiri Sidoarjo

SIDOARJO-KEMPALAN: Eskalasi politik menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Sidoarjo yang dijadwalkan pada 24 Mei 2026 kian dinamis. Berbagai strategi diterapkan oleh para calon kepala desa untuk meraup simpati publik, mulai dari konsolidasi senyap hingga rapat umum terbuka. Salah satu konstelasi yang paling menyedot perhatian berada di Desa Kemiri, Kecamatan Sidoarjo Kota.

Pada tahapan penyampaian visi dan misi, Rabu (20/5), kontestasi politik di desa ini berlangsung kompetitif namun tetap kondusif. Seluruh kandidat yang bertarung aktif memaparkan program kerja terbaiknya guna memajukan kesejahteraan dan tata kelola pemerintahan desa ke depan.

Calon kepala desa nomor urut 2, Novi Ariwibowo, menggelar kampanye terbuka di hadapan ratusan simpatisan dan masyarakat. Kampanye tersebut tersebar di beberapa titik strategis, termasuk fasilitas umum Perumahan Grand Rose Regency yang meliputi wilayah RT 22 dan RT 24, serta di kawasan Perumahan Kemiri Indah.

Dalam orasinya, Novi memaparkan visi dan misi secara presisi serta menekankan pentingnya menjaga kontinuitas pembangunan. Ia mengimbau warga—baik yang telah memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Desa Kemiri maupun warga yang masih dalam proses administrasi domisili—untuk objektif melihat sejarah pembangunan desa selama 15 tahun terakhir.

“Ini bukan sekadar pamer keberhasilan, melainkan pengingat akan sejarah panjang perjuangan yang kita lakukan bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, serta tokoh lintas generasi,” ujar Novi di hadapan massa pendukungnya. Ia juga mengapresiasi sinergi jajaran pemerintahan desa, mulai dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan jajaran Forkopimdes, hingga kader Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

Pertahanan Aset dan Edukasi Politik

Isu krusial yang mencuat dalam suksesi kepemimpinan di Desa Kemiri adalah penyelamatan aset komunal desa berupa lahan seluas 10.000 meter persegi. Lahan yang di atasnya berdiri fasilitas publik vital—seperti Balai Desa Kemiri dan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kemiri—tercatat masih dalam status hukum berkekuatan tetap (inkracht).

Keteguhan dalam mempertahankan tanah komunal ini disoroti oleh tokoh masyarakat Desa Kemiri, H. Mursidi. Sebagai salah satu saksi sejarah, H. Mursidi membeberkan kembali dinamika perjuangan warga yang dinilainya penuh pengorbanan demi mempertahankan hak kolektif desa dari eksekusi hukum.

“Jangan sekali-kali melupakan sejarah. Ini adalah harga diri dan martabat masyarakat Kemiri. Fondasi yang sudah dibangun bersama harus dijaga,” tegas H. Mursidi saat ditemui di sela-sela kegiatan kampanye.

Mursidi mengajak masyarakat Desa Kemiri untuk menggunakan hak pilih secara rasional dan mengedepankan integritas, ketimbang terpengaruh oleh praktik politik uang. “Gunakan hak pilih Anda dengan baik dan benar. Pintar belum tentu benar, tetapi kalau benar mesti pintar,” pungkas Mursidi.

Di sisi lain, empat kandidat lainnya juga memanfaatkan jadwal kampanye dengan optimal. Melalui ruang dialog dan pemaparan visi-misi yang terstruktur, para calon alternatif ini menawarkan gagasan segar, pembaruan administrasi, dan inovasi pelayanan publik. Fokus utama mereka adalah membawa perubahan positif serta membangun Desa Kemiri menjadi wilayah yang lebih maju, transparan, dan berdaya saing.

Dinamika Pilkades Kemiri ini memicu respons beragam dari warga. Sebagian warga memilih tidak hadir dalam kerumunan kampanye terbuka namun tetap mengamati jalannya proses demokrasi secara pasif.

“Kami memilih melihat rekam jejak yang nyata dan terbukti dari para calon. Bagi kami, yang terpenting adalah pemimpin yang mampu mengayomi dan mengamankan aset desa demi anak cucu kami nanti,” ujar Choirul A., salah seorang warga Desa Kemiri.

Pilkades Desa Kemiri yang diikuti oleh lima kandidat ini menjadi representasi dari kedewasaan politik warga setempat. Momentum 24 Mei 2026 mendatang akan menjadi pembuktian bagi seluruh calon kepala desa, sekaligus penentu arah kebijakan strategis Desa Kemiri dalam 8 tahun ke depan.(Ambari Taufiq/M Fasichullisan).

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.