Bambang Haryo Puji PDAM Surabaya Tuntaskan Layanan Air Bersih untuk Seluruh Warga

waktu baca 2 menit
Bambang Haryo Soekartono saat kunjungan di PDAM Surabaya/Foto : Istimewa

Surabaya — Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono (BHS), memberikan apresiasi tinggi kepada Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya atas keberhasilannya menyediakan layanan air bersih secara menyeluruh bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan saat BHS melakukan kunjungan kerja ke Instalasi Pengelolaan Air (IPA) Ngagel, Surabaya, Jumat (12/12).

Dalam keterangannya, Bambang Haryo menyebut Surabaya sebagai daerah yang berhasil menuntaskan distribusi air minum perpipaan hingga menjangkau seluruh penduduk. Dengan capaian sekitar 650 ribu sambungan rumah, Surabaya dinilai menjadi contoh nasional dalam pengelolaan layanan air bersih perkotaan.

“Kami melihat langsung bagaimana produktivitas air minum di Surabaya. Seluruh warga sudah terlayani melalui PDAM, dan ini merupakan pencapaian yang sangat luar biasa,” kata Bambang Haryo.

Menurutnya, capaian tersebut sulit ditemukan di daerah lain. Bahkan, selain mampu memenuhi kebutuhan air bersih secara menyeluruh, PDAM Surabaya juga menetapkan tarif yang relatif rendah dibandingkan wilayah lain di Indonesia.

BHS menyoroti kebijakan tarif air bagi masyarakat menengah ke bawah yang dinilai sangat berpihak pada rakyat. Untuk sekitar 107 ribu sambungan rumah, tarif air ditetapkan hanya Rp800, jauh di bawah tarif di daerah lain yang rata-rata mencapai Rp3.200.

“Ini menunjukkan komitmen PDAM Surabaya dalam memberikan pelayanan terbaik tanpa membebani masyarakat, terutama kelompok ekonomi bawah,” ujarnya.

Bambang Haryo memastikan bahwa tarif murah tersebut tidak berdampak pada kualitas layanan. Ia meninjau langsung proses pengolahan air, sistem filtrasi, hingga perawatan peralatan modern yang dilakukan secara rutin guna menjaga mutu air yang disalurkan ke pelanggan.

Ia juga mengingatkan pentingnya pemeliharaan jaringan perpipaan dan kekuatan pompa distribusi agar pasokan air dapat mengalir optimal hingga ke seluruh wilayah kota. Menurutnya, kualitas pelayanan harus tetap menjadi prioritas meskipun cakupan layanan telah mencapai 100 persen.

Di sisi lain, BHS mengajak masyarakat Surabaya untuk tetap bijak dalam menggunakan air bersih. Ia mengingatkan bahwa ketersediaan air harus diimbangi dengan perilaku hemat agar keberlanjutan sumber daya tetap terjaga.

“Berdasarkan kajian, penggunaan shower saat mandi jauh lebih hemat dibandingkan gayung, yang justru bisa membuat konsumsi air menjadi berkali-kali lipat,” jelasnya.

Keberhasilan PDAM Surya Sembada juga tercermin dari kinerja keuangan yang positif. Sepanjang tahun 2024, perusahaan daerah tersebut mencatat laba sebesar Rp279 miliar. Direktur Utama Perumda Air Minum Surya Sembada, Prihadi, menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari inovasi berkelanjutan, efisiensi operasional, serta tata kelola perusahaan yang baik sesuai arahan pemerintah pusat.

Capaian PDAM Surabaya ini membuktikan bahwa pelayanan publik yang berkualitas, terjangkau, dan profesional dapat diwujudkan secara beriringan. Keberhasilan tersebut diharapkan dapat menjadi referensi bagi daerah lain dalam meningkatkan layanan air bersih bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *