Jakarta – Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono, menyoroti rencana pembangunan hotel di Pulau Padar, Nusa Tenggara Timur. Ia menilai, jika proyek tersebut benar-benar direalisasikan, akan mengancam kelestarian alam yang menjadi kebanggaan Labuan Bajo serta daya tarik wisatawan mancanegara.
“Bila perencanaan ini benar tentu akan mengganggu kondisi alami Pulau Padar yang saat ini menjadi kebanggaan Labuhan Bajo dan daya tarik turis mancanegara,” ujar Bambang Haryo dikutip akun instagram @bambangharyos, Kamis (14/8)
Menurutnya, Pulau Padar memiliki ekosistem dan pemandangan alam yang unik, sehingga harus dijaga dari pembangunan yang berpotensi merusak. Ia menegaskan, daya tarik Pulau Padar terletak pada keaslian alamnya, bukan pada fasilitas modern yang justru dapat mengubah lanskapnya.
“Saya menyayangkan bila pembangunan hotel ini berpotensial akan menghancurkan keindahan alami Pulau Padar,” tegasnya.
Bambang Haryo meminta pemerintah pusat dan daerah untuk mempertimbangkan ulang rencana tersebut, termasuk memastikan adanya kajian lingkungan yang mendalam sebelum mengambil keputusan. Menurutnya, prinsip keberlanjutan harus menjadi acuan utama dalam pengelolaan kawasan wisata.
Pulau Padar merupakan salah satu ikon Taman Nasional Komodo, terkenal dengan panorama perbukitan dan pantai yang memikat. Keindahan ini menjadikannya destinasi populer bagi wisatawan lokal maupun internasional.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi