Sabtu, 13 Juni 2026, pukul : 12:00 WIB
Surabaya
--°C

Blusukan Ke Pasar Pabean, Bambang Haryo Minta Pemkot Surabaya Perbaiki Infrastruktur

Surabaya – Ketua Dewan Penasehat DPD Partai Gerindra Jatim, Bambang Haryo Soekartono, baru-baru ini meninjau langsung kondisi Pasar Pabean Surabaya.

Dalam kunjungannya bersama tim BHS Peduli, BHS sapaan akrabnya sangat detail mencermati infrastruktur maupun sistem perdagangan di pasar tersebut.

Menurut anggota DPR-RI periode 2014-2019 ini, Pasar Pabean ini pernah menjadi pasar yg terbesar di Jawa Timur dan bahkan wilayah sekitar pasar menjadi wilayah Pelabuhan International dengan komoditas ekspor yang terbesar di Indonesia baik itu rempah rempah maupun produk Jawa Timur. Dimana wilayah Dermaga Kalimas tersebut menjadi lebih terkenal didunia daripada Pelabuhan Batavia di Jakarta.

Namun sayangnya, kata BHS, saat ini kondisi infrastruktur pasar sudah banyak yang mengalami kerusakan terutama lantai yg tidak rata dan membahayakan terhadap konsumen serta seringnya banjir termasuk Banjir Rob yg tentu akan mengganggu kenyamanan konsumen yg ada dipasar tersebut termasuk juga para pedagang akan mengalami penurunan omset pada saat banjir.

BACA JUGA  POLRESTA SIDOARJO BERPELUANG SANDINGKAN GELAR JUARA

“Permasalahan ini diharapkan bisa diatasi oleh Pemerintah Kota sehingga pasar ini menjadi pasar yg nyaman dan diminati oleh konsumen terutama ibu ibu. Apalagi jumlah pedagang di Pasar Pabean yang cukup banyak sekitar 2 juta lebih kios tetapi pasar tersebut masih belum berstandarisasi SNI, dan ini perlu untuk di upayakan”Kata BHS di Surabaya.

Meski memberikan catatan terhadap sejumlah perbaikan pasar. BHS mengapresiasi kepala Pasar Pabean Indrayana yang telah mengupayakan BUMN Perbankan untuk hadir mengatasi kesulitan permodalan masyarakat terutama pada saat pandemi. Yang hadir adalah BRI dan Mandiri aktif ke para pedagang, sehingga bisa merealisasikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di pedagang.

“Yang perlu saya tekankan kepada Kapala Pasar adalah perlindungan keselamatan terutama Alat Pemadam Kebakaran (APAR) yg masa expired/kadaluarsanya sudah tertinggal 4 bulan. Ini saya bantu sementara 4 Tabung Apar telah diisi dg isian baru dan sertifikat baru untuk membantu sementara bila ada nyala titik api yang harus dipadamkan”Tutup BHS.

BACA JUGA  Tingkatkan Kompetensi Damkar, Pemkot Surabaya Gelar Pelatihan Tingkat Lanjut
forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.