Minggu, 5 Juli 2026, pukul : 14:33 WIB
Surabaya
--°C

Kematian Akibat Ebola di RD Kongo Hampir Capai 500 di Tengah Penularan Komunitas

SURABAYA-KEMPALAN: Republik Demokratik (RD) Kongo melaporkan 1.528 kasus terkonfirmasi Ebola, termasuk 492 kematian, seiring wabah terbaru di negara tersebut terus meluas.

Menurut laporan situasi yang dirilis pada Sabtu (4/7) oleh otoritas kesehatan masyarakat RD Kongo, total 239 pasien telah sembuh, sementara 628 pasien terkonfirmasi saat ini menjalani isolasi atau perawatan di rumah sakit. Otoritas setempat juga telah mengidentifikasi 185 kasus suspek.

Laporan itu menyebutkan bahwa kasus terkonfirmasi mingguan terus meningkat, dengan pekan-pekan epidemiologi ke-25 dan ke-26 mencatat level tertinggi sejauh ini dengan masing-masing melampaui 300 kasus. Hal ini mengindikasikan bahwa penularan di tingkat komunitas masih berlanjut.

Laporan itu juga mencantumkan sejumlah tantangan utama, termasuk penolakan masyarakat terhadap pengambilan sampel postmortem, kapasitas yang belum memadai di pusat perawatan Ebola, terutama di Provinsi Kivu Utara di RD Kongo timur, pelacakan kontak yang belum optimal, keterlambatan diagnosis laboratorium, kekurangan pasokan medis dan suplai pencegahan infeksi, serta kondisi tidak aman dan terbatasnya akses di sejumlah daerah yang terdampak.

BACA JUGA  Sidak Posga Wiyung, Johari Mustawan Soroti BPJS Tidak Aktif Akibat NIK Terblokir

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Kamis (2/7) mengatakan bahwa sebuah uji klinis telah mulai merekrut pasien di RD Kongo untuk mengevaluasi pengobatan potensial bagi Ebola yang disebabkan oleh virus Bundibugyo, yang hingga saat ini belum memiliki vaksin yang disetujui atau pengobatan spesifik.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.