Dihancurkan Jepang, Rekor Buruk Ini yang Didapatkan Timnas Indonesia

waktu baca 2 menit
Selebrasi gelandang Jepang Daichi Kamada setelah menjebol gawang Indonesia yang dijaga Emil Audero. (Foto: CNN)

OSAKA-KEMPALAN: Niat hati pelatih timnas Indonesia Patrick Kluivert bereksperimen dalam laga penutup Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona AFC lawan Jepang, di Suita Football City Stadium, Osaka, Selasa malam WIB (10/6).

Tetapi, yang didapatkan timnas Merah Putih malah lebih dari eksperimen. Sebab, dalam laga tersebut, Jay Idzes dkk malah menelan kekalahan dengan kebobolan setengah lusin gol!

Gawang Emil Audero Mulyadi bahkan sudah kemasukan tiga gol selama babak pertama. Gelandang Crystal Palace Daichi Kamada memborong dua dari ketiga gol Jepang selama babak pertama masing-masing di menit ke-15 dan menit 6 injury time babak pertama.

Mantan gelandang Real Madrid yang kini memperkuat Real Sociedad, Takefusa Kubo, di menit ke-19 berhasil menggandakan keunggulan Blue Samurai (julukan timnas Jepang). Tiga gol lainnya terjadi pada babak kedua.

Tiga gol pelengkap pesta anak buah Hajime Moriyasu malam itu masing-masing dicetak Ryoya Morishita (menit ke-55), Shuto Machino (58’), dan dipungkasi gol Mao Hosoya di menit ke-80.

BACA JUGA: Menantang Jepang Saat Sudah Lolos ke Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, Patrick Kluivert Beri Janji Manis

Kekalahan tersebut lebih besar dari kekalahan pertama Indonesia atas Jepang saat main di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, 15 Nopember 2024. Jepang pada saat itu “hanya” menang 4-0.

Padahal dalam laga di Osaka kali ini Jepang yang sudah memastikan lolos ke Piala Dunia 2026 banyak memainkan pemain pelapisnya. Seperti penjaga gawang Zion Suzuki yang duduk manis di bangku cadangan, dan digantikan Keisuke Osako.

Kekalahan setengah lusin gol itu juga menjadi rekor kekalahan terburuk Indonesia saat berhadapan dengan Jepang. Sebelumnya, kekalahan terbesar Indonesia melawan Jepang terjadi pada Kualifikasi Piala Dunia 1990, dengan menang 5-0.

Dalam konferensi persnya, Kluivert menyebut kekalahan ini sebagai pelajaran berharga bagi anak asuhnya. ’’Aku menyadari, kualitas mereka (Jepang) memang sudah berada di level Piala Dunia,’’ sebut Kluivert.

’’Tentunya aku kecewa dengan kekalahan telak ini. Aku juga telah mengecewakan pendukung timnas Indonesia. Tapi yakinlah, ini laga yang memberiku pelajaran. Untukku, atau bagi timku,’’ sambung Kluivert. (YMP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *