Jumat, 29 Mei 2026, pukul : 00:22 WIB
Surabaya
--°C

Pengguna Transportasi Umum di Jakarta Naik Tiga Kali Lipat dalam Tiga Tahun

JAKARTA–KEMPALAN: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersyukur programnya mengajak masyarakat beralih menggunakan moda transportasi umum berjalan mulus. Dia menjelaskan Jakarta dalam konteks integrasi transportasi umum terdapat kenaikan signifikan dari tahun 2017 hingga 2020.

“Lompatannya luar biasa. Pengguna kendaraan umum di Jakarta di tahun 2016 itu 350 ribu per hari. Di tahun 2020, satu juta perhari. Lompatannya tiga kali lipat,” kata Anies dalam acara talkshow nasional Jakarta Kota Global digelar Tribun Network di Gedung Pola, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis 7 Juli 2022.

Anies menjelaskan arti lompatan tiga kali lipat itu adalah berpindahnya masyarakat dalam menggunakan transportasi pribadi ke umum. Asumsinya kata dia kalau armada transportasi umum bertambah berarti pemerintah punya anggaran cukup. Tapi dia bilang kalau penumpang transportasi umum bertambah berarti ada perpindahan perilaku. “Itu yang sedang terjadi di kota ini (Jakarta),” katanya.

BACA JUGA  Adopsi Sukses IVCA Rally 2026, Bumi Jenggolo III Siap Guncang Sidoarjo dengan 10 Ribu Onthelis Mancanegara

Sebagai pemimpin wilayah Anies memimpikan bakal terjadi 4 juta masyarakat Jakarta yang beralih menggunakan transportasi massal atau umum. Dia menjelaskan ketika pengguna transportasi umum sudah 1 juta keadaannya sudah bagus.

Jakarta kata Anies ingin berkontribusi mengurangi efek rumah kaca. Dia menjelaskan ketika masyarakat menggunakan kendaraan umum maka emisi pasti berkurang.

Anies mengatakan ciri kaum urban atau perkotaan biasanya masyarakatnya menggunakan transportasi umum. Dia bilang dalam konteks Jakarta sebagai kota global adalah kemajuan di dalam pengelolaan mobilitas penduduk. “Sebuah kota akan terlihat sebagai kota global bila penduduknya menggunakan transportasi umum. Negara juga menyediakan transportasi umum,” kata Anies.

Anies mencontohkan ketika mendatangi sebuah kota kita akan melihat apakah ciri kota itu masuk ke dalam urban atau rural. “Kita (Pemprov Jakarta) mulai 2018 awal secara serius membangun fasilitas transportasi umum. Disebut sebagai global itu fasilitasnya setara dengan kota-kota global lainnya,” ujar dia.

BACA JUGA  Gema Idul Adha 1447 H di As-Shobirin Sidoarjo: Meneladani Ululazmi, Merawat Kepedulian Melalui 22 Hewan Kurban

Ukuran kesetaraan kota global kata Anies mencontohkan ketika ada pengunjung dari kota global lain menemui fasilitas sama seperti yang ada di negaranya. “Paling gampang begitu datang ke sini (Jakarta), dia (wisatawan) akan pindah ke satu tempat lain biasanya dia akan mencari kendaraan umum. Ada tidak kendaraan umum,” kata Anies. (kba)

Editor: Freddy Mutiara

 

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.