
PASURUAN-KEMPALAN: Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Bobby Soemiarsono menyerahkan santunan kepada 1.000 anak yatim se-Kota Pasuruan di Halaman Masjid Agung Al Anwar, Kota Pasuruan, Sabtu (6/4).
Ini merupakan titik terakhir Safari Ramadhan ke-16 kabupaten/kota yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk menyemarakkan Ramadhan 1445 Hijriah. Santunan ini merupakan hasil kolaborasi BAZNAS Jatim dan BAZNAS Kota Pasuruan.
“Jadi ini adalah titik terakhir dari Safari Ramadhan kita. Alhamdulillah, kali ini bukan hanya bisa menyantuni anak yatim tapi juga memberikan zakat produktif dan bantuan untuk lapisan masyarakat lainnya,” terang Bobby.
Dia berharap kolaborasi ini berjalan lancar, sehingga tahun berikutnya lebih banyak lagi yang bisa disantuni dan memberikan manfaat barokah.

Selain santunan kepada 1.000 anak yatim, diberikan pula apresiasi kepada total 10 seniman sebesar Rp 500.000, bantuan sosial ASPD kepada 5 orang, serta pemberian tali asih kepada 10 orang Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Taruna Siaga Bencana (Tagana). Ada juga penyerahan Zakat Produktif kepada 25 orang.
“Terima kasih atas kerjasamanya. Kami dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa yang tersisa beberapa hari lagi, sekaligus selamat Hari Raya Idul Fitri,” pungkasnya.
Sementara itu, Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf mengungkapkan apresiasi yang besar terhadap dukungan Pemprov kepada Kota Pasuruan.
“Tahun lalu kita hanya dapat jatah menyantuni 500 anak yatim. Alhamdulillah tahun ini bisa dua kali lipatnya. Maturnuwun Pak Bobby. Mudah-mudahan bisa terus memberseiringi program Pemkot,” ujarnya.
Tak hanya santunan anak yatim, di titik terakhir ini juga diadakan Pasar Murah di Halaman Gedung TIC/PDAM Lama Kota Pasuruan.
Menurut Bobby, pasar murah ini untuk menjaga stabilisasi harga pangan dan laju inflasi pasca dan selama bulan Ramadan sampai Hari Raya Idul Fitri. Sehingga, kebutuhan pokok dapat tetap terjangkau oleh masyarakat.
Di sini, beras medium dihargai Rp. 10.200/kg, lebih tendah dibandingkan HET Rp. 10.900/kg. Adapula Minyakita dan gula pasir yang dihargai Rp. 14.000/liter dan Rp 16.000/kg. Keduanya sesuai dengan HET masing-masing.
Sementara untuk telur ayam ras dihargai Rp. 25.000/kg. Jauh lebih murah daripada HET yang mencapai Rp 27.000/kg. (Dwi Arifin)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi