Inidia Cara Memadankan NIK Dengan NPWP

waktu baca 3 menit

Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) merupakan salah satu nomor yang wajib dimiliki oleh setiap orang, atau badan usaha yang berpenghasilan. Yang mana, ketentuan wajib pajak ini telah diatur dalam Undang-Undang nomor 16, tahun 2009.

Bagi anda yang sudah bekerja atau memiliki usaha, tentunya wajib memiliki NPWP. Selain cara membuatnya yang mudah dan gratis, banyak manfaat yang bisa anda dapatkan dengan memiliki NPWP. Terutama untuk kepentingan administrasi dalam pelayanan umum, melamar kerja, membuka usaha, hingga sebagai sarana mengurus perpajakan.

Pemadanan Nik dengan NPWP

Pemadanan data NIK sebagai NPWP merupakan perintah Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2021, yang aturan turunannya dalam Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2021 dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 112/PMK.03/2022.

Dalam UU tersebut pemerintah mewajibkan seluruh wajib pajak memadankan NIK dan NPWP. Jika tidak memadankan NPWP dengan NIK, wajib pajak bisa menanggung dampak negatifnya, seperti tidak bisa akses layanan perpajakan secara online.

Untuk proses pemadanan NIK dan NPWP paling lambat pada 31 Desember 2023, walaupun implementasi secara penuh mulai dilaksanakan pertengahan 2024. Per 22 November 2023, sekitar 12 juta NIK masih belum dipadankan dengan NPWP dari total 72 juta data wajib pajak di DJP.

Lantas, bagaimana cara cek NIK sudah jadi NPWP? Untuk lebih jelasnya yuk kita simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Cara Cek NIK Sudah Dipadankan dengan NPWP

  1. Langkah yang pertama masuk ke laman ereg.pajak.go.id.
  2. Geser halaman ke bawah dan klik “Cek NPWP” atau bisa juga mengklik langsung di laman ereg.pajak.go.id/ceknpwp.
  3. Setelah itu, pilih kategori wajib pajak, “Orang Pribadi” untuk individu atau “Badan” untuk wajib pajak badan.
  4. Lalu masukkan NIK, nomor Kartu Keluarga (KK), dan kode captcha.
  5. Klik “Cari” untuk mengetahui apakah NIK sudah terintegrasi atau terdaftar dengan NPWP.
  6. Halaman akan menampilkan hasil pencarian yang terdiri dari NPWP, nama wajib pajak (WP), Kantor Pelayanan Pajak (KKP) Pratama Terdaftar, dan status aktif atau tidaknya. NIK yang sudah terintegrasi dengan NPWP akan memuat keterangan “Valid” pada kolom Status NPWP16.

Cara Cek NIK Sudah Dipadankan dengan NPWP atau Belum

  1. Langkah yang pertama anda buka situs www.pajak.go.id dan tekan tombol “Login”.
  2. Lalu masukkan 16 digit NIK, gunakan kata sandi yang sesuai, dan masukkan kode keamanan yang muncul.
  3. Jika data yang dimasukkan benar, akan muncul dashboard profil yang menunjukkan status pemadanan NIK dengan NPWP.

Cara Validasi NIK yang Belum Terpadankan Jadi NPWP

  1. Langkah yang pertama anda buka situs www.pajak.gi.id dan tekan ‘Login’.
  2. Setelah berhasil login, ubah data profil anda dengan cara masuk pada menu ‘Profil’.
  3. Pada menu ‘Profil’, akan menunjukkan status validitas data utama yang anda miliki, apakah ‘Perlu Dimuktahirkan’ atau ‘Perlu Dikonfirmasi’. Status ini menandakan bahwa anda perlu melakukan validasi NIK.
  4. Pada halaman menu ‘Profil’ akan terdapat pula ‘Data Utama’ dan kolom NIK/NPWP (16 digit). Pada kolom tersebut, anda harus memasukkan NIK yang berjumlah 16 digit.
  5. Kemudian anda klik ‘Validasi’. Sistem akan melakukan validasi dengan data yang tercatat di Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).
  6. Bila data dinyatakan valid, sistem akan menampilkan notifikasi informasi bahwa data telah ditemukan.
  7. Lalu, klik ‘OK’ pada notifikasi itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *