Minggu, 10 Mei 2026, pukul : 00:57 WIB
Surabaya
--°C

Made in Japan

Sejak Oktober 2017, Moriyasu sudah menangani timnas Jepang U-21. Ia juga merangkap sebagai pelatih timnas senior Jepang sejak 2018 hingga saat ini. Moriyasu sudah memainkan 57 laga bersama timnas Jepang dengan torehan 39 kemenangan dan kalah dalam 10 laga. Persentase poin per laga Moriyasu juga masih cukup tinggi di angka 2.19.

Sebelum menjadi pelatih timnas, ia melatih klub lokal Jepang. Sanfrecce Hiroshima dan Albirex Niigata menjadi klub yang pernah memakai jasanya. Saat menjadi pelatih Sanfrecce Hiroshima selama lima musim Hajime Moriyasu berhasil mempersembahkan tiga gelar Liga Jepang dan tiga gelar Piala Super Jepang. Prestasi gemilang Moriyasu ini membuat timnas Jepang tak ragu menunjuknya sebagai pelatih.

BACA JUGA: Melli

Jepang sudah menunjukkan kekuatannya. Semua tim harus waspada penuh untuk bisa menghentikannya. Kelengahan kecil pun bisa dimanfaatkan Jepang untuk melakukan serangan kilat seperti yang dilakukan di Pearl Harbour.

Invasi Jepang hanya bisa dihentikan dengan dua bom nuklir Amerika yang dijatuhkan di Nagasaki dan Hiroshima. Kroasia, atau tim manapun yang menghadapi Jepang, harus mempunyai senjata sekelas nukrlir. Tanpa itu, Jepang sulit dihentikan. (*)

Editor: DAD

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.