Kita pernah mengalami kecelakaan kepemimpinan pada zaman Orde Lama dan Orde Baru, dimana para pemimpinnya di jerumuskan oleh lingkungannya dan para penikmat kekuasaan yang ingin memperalat kekuasaan, namun dengan jiwa kenegarawannya mereka mampu keluar dari jebakan kepentingan itu.
Semua itu bisa kita lewati dengan sikap kenegarawanan dan kebesaran jiwa, karena para pendiri bangsa dan para pemimpin itu menyadari bahwa kepentingan bangsa harus lebih besar dari kepentingan pribadi dan golongan apalagi hanya sekedar ambisi yang menjerumuskan.
BACA JUGA: Politik Riang Gembira Anies Baswedan
Reformasi adalah harapan bahwa bangsa ini akan mampu menapaki masa depannya dengan baik dan mampu membawa bangsa ini menjadi bangsa yang besar dalam pecaturan global.
Menuju 100 tahun Indonesia merdeka, tentu landasan dasar menuju bangsa yang besar, bangsa yang berwibawa dalam pecaturan global adalah sebuah harapan.
Zaman reformasi presiden silih berganti dan pergantian presiden berlangsung dengan baik meski dalam perjalanannya mengalami kontraksi, namun dengan jiwa besar itulah para presiden kita mampu menjadi mentor pergantian kepemimpinan dengan baik dan selamat, demokrasi benar – benar dijalankan dengan baik.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi