Minggu, 10 Mei 2026, pukul : 20:01 WIB
Surabaya
--°C

Susun Mozaik di Kematian Sekeluarga Kalideres

Tio: “Bau busuk itu kadang muncul, kadang hilang sendiri. Mungkin tertiup angin. Sedangkan, rumah itu (rumah korban) selalu tertutup. Saya kira penghuninya sudah lama pindah.”

Senin, 7 November 2022 bau sangat menyengat, sehingga Tio lapor Ketua RT Asiung. Sedangkan, Asiung sibuk. Ia baru menanggapi setelah didesak warga, pada Rabu, 9 November 2022 sore. Ternyata, listrik rumah tersebut sudah diputus pihak PLN, karena belum bayar.

Asiung: “Saya minta ditemani perangkat wilayah, mendobrak pagar rumah itu. Setelah masuk pagar, saya lihat di jendela kaca, di dalam ada laki-laki duduk di lantai bersandar ke dinding. Keliatannya sudah meninggal. Maka, saya telepon polisi.”

BACA JUGA: Kebaya Merah Mirip American Porn Star Joanna Angel

Tim polisi tiba, mendobrak rumah, masuk, mendapati empat jenazah. Di sekitar jenazah ada kamper. Sedangkan, hasil forensik, empat jenazah itu tidak meninggal bersamaan. Disimpulkan, yang mati duluan ditaburi kamper. Supaya tidak terlalu bau. Jenazah tanpa kamper adalah jenazah Budi. Diduga ia paling akhir meninggal.

Penghuni rumah tersebut,sesuai Kartu Keluarga, hanya empat orang itu. Sehingga tidak ada saksi. Juga tidak ada kamera CCTV di sekitar rumah.

Polisi minta keterangan kerabat yang tidak tinggal di rumah itu. Yakni, Ris Astuti (64) adik kandung Margaretha. Ris dimintai keterangan di Polsek Kalideres, Sabtu, 12 November 2022.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.