Minggu, 10 Mei 2026, pukul : 20:01 WIB
Surabaya
--°C

Susun Mozaik di Kematian Sekeluarga Kalideres

Tapi, karena pengumuman polisi, lambung korban tanpa makanan (fakta forensik), lalu media massa menyimpulkan: lapar, yang dekat dengan kata kelaparan, maka jadi masalah.

Wali Kota Jakarta Barat, Yani Wahyu Purwoko, mendatangi rumah korban, Sabtu (12/11). Melihat rumah korban di luar, karena sudah dipasang police line. Ia ngobrol dengan Ketua RT RW. Lantas bicara ke wartawan:

“Saya dapat dari lingkungan sekitar, dari RT RW, bahwa memang keluarga ini tertutup, tidak berinteraksi, tertutup. Boleh dikata dugaannya ini mereka anti-sosial.”

BACA JUGA: Kebaya Merah, Kok Eks Pasien RSJ Menur?

Jelas, wali kota merasa kinerjanya terusik jika ada warganya kelaparan. Maka, ia mendatangi TKP. Kemudian menyimpulkan, korban diduga anti sosial.

Simpulan anti-sosial itu ditanggapi Ketua Relawan Kesehatan (Rekan) Indonesia DKI Jakarta, Martha Tiana Hermawan. Kepada pers, Minggu,13 November 2022, mengatakan:

“Seharusnya sebagai pamong, Wali Kota Jakarta Barat tidak tergesa-gesa menuduh orang yang meninggal dengan tuduhan negatif. Secara etika sebagai seorang pejabat itu tidak etis, orang sudah meninggal kok dituduh negatif.”

Dilanjut: “Tuduhan, bahwa keluarga yang meninggal sebagai warga anti-sosial, jelas tidak menjawab apa penyebab kematian mereka. Malah menjelekkan orang sudah meninggal.”

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.