Beda kata ‘lapar’ dengan ‘kelaparan’ di kasus ini jadi keluar konteks pertanyaan, mengapa sekeluarga itu mati dengan cara begitu? Bukan pembunuhan.
Kronologi penemuan mayat. Dimulai Ketua RT setempat, Asiung. Ia didesak oleh tetangga korban, yang rumahnya di sebelah kiri rumah korban, bernama Tio (58). Tio melapor ke Asiung, Senin (7/11) bahwa ada bau busuk di rumah sebelahnya.
Tio kepada pers, Minggu, 13 November 2022 mengatakan, keluarga Rudyanto Gunawan sudah tinggal di situ sejak 2002. “Orang lama mereka. Cuma, orangnya sekeluarga juga, pendiam. Juga tak pernah keluar rumah.”
BACA JUGA: KDRT di Depok Caranya Unik
Tio: “Dulu, si Dian pernah main ke rumah saya ini. Main dengan anak saya. Kalau Lebaran Imlek, saya selalu datang ke rumah mereka, untuk sungkem kepada Pak Rudyanto. Tapi sejak sekitar delapan tahun lalu, tidak pernah lagi. Karena, rumahnya selelu tertutup.”
Sejak sekitar dua-tiga pekan lalu, Tio merasakan bau busuk di sekitar rumahnya. Ia minta bantuan tukang memeriksa plafor rumah, mungkin ada bangkai tikus atau kucing di sana. Tapi, tidak ditemukan bangkai binatang.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi