“Rasanya yawuyoko akan langgeng. Sampai orang Papua hilang” katanya.
Pemuda Disway itu dulu hanya menanam ubi atau kol. Ia baru mulai menanam bawang dua tahun lalu, 2020. “Saya mendapat pengetahuan dari orang Jatim. Pak Sumadi. Guru SD,” ujarnya.
Daun bawang itu sudah bisa dipanen di umur 3 minggu.
BACA JUGA: Semen Drum
“Kabarnya untuk dikirim ke Timika. Untuk masakan karyawan di Freeport,” ujar pemuda Disway itu.
Kini banyak petani sekitarnya ikut menanam bawang. Selebihnya masih menanam hepuru. Atau kol. Atau selada. Bayam. Dan hortikultura lainnya.
Sejak pulang ke Wamena ia sudah enam kali panen daun bawang. “Mohon doa restu kami lagi bangun rumah di kota Wamena,” ujarnya. Ia sudah membeli tanah 22 x 22 meter di kota. Bangun rumah dari bata.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi