KEMPALAN : Hari ini saya heran. Bahkan (agak) bingung. Ada dana masuk ke rekening saya Rp 60.000 atas nama : Doni Wijanarko. Siapa sosok ini, saya tidak kenal.
Beberapa teman yang biasa mengoleksi buku karya saya, tidak merasa ‘tf’ ke rekening saya via rekening Doni Wijanarko tersebut. Anggapan saya, mungkin Doni ini suaminya atau anaknya.
Dua hari lalu saya memposting promosi buku saya terbaru (buku ke-19) : “Dunia Tertawa dan Menderita TikTok Punya Cerita – Fakta dan Simulakra di antara 25 Cerita” ke Facebook, beberapa grup WA, dan “face to face” WA ke sejumlah sahabat. Harga buku tersebut (memang) Rp. 60.000.
Karena tak ada yang merasa ‘tf’, lantas saya (re-)chek ke grup-grup WA barangkali ada yang memesan buku saya tapi tidak menandai nomor WA saya. Ternyata tidak ada.
Kenapa saya menulis perihal keheranan saya ini di Facebook, jangan sampai ada anggapan ‘duit sudah di-‘tf’, tapi buku kok gak dikirim-kirim.’ Kan cilakak…
Di kolom komentar postingan Facebook saya tentang hal di atas, muncul beberapa opini, salah satunya dari novelis Zoya Herawati yang salah satu bukunya tiga tahun lalu mendapat Anugerah Sutasoma :
“Hati-hati jebakan. Nggak usah di-tf balik. Ada trik tipu-menipu, Cak.” Apa iya?
Sementara komentar dari Toto Sonata jurnalis senior yang penyair, begini : “Anggap saja itu rejeki tidak terduga he-he-he …”
Mungkin ini risiko berpromosi lewat medsos. Di Facebook sih tidak saya cantumkan nomor rekening saya, tapi siapa tahu saya lupa ada yang tidak saya hapus nomor rekening saya pada promosi di grup-grup WA.
Sebab, teks promosi ini seragam. Ke teman-teman saya cantumkan nomor rekening saya, namun di Facebook dan sejumlah grup WA saya delete. Tapi ya itu tadi, siapa tahu ada yang tidak terhapus.(AM).

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi