Kamis, 21 Mei 2026, pukul : 02:00 WIB
Surabaya
--°C

Lone Wolf Todong Istana Tanggung Jawab Pendidik

Ada pelaku pembawa bom. Melekat di tubuhnya. Lalu mendekati obyek yang disasar. Kemudian bom diledakkan melalui remote control oleh orang lain dari jarak jauh. Itu bukan Lone Wolf. Melainkan, teroris terorganisir.

Seandainya, pelaku tidak tahu, bahwa bom di tubuhnya bisa diledakkan melalui remote oleh orang lain di jarak jauh, itu lebih parah lagi. Bukan Lone Wolf, melainkan ketipu kelompok teroris.

BACA JUGA: Pembunuh Meringis Masa Kecilnya Disiksa

2) Jenis non-ideologis. Pelaku teror jenis ini, individu yang kecewa dan dendam pada institusi, bekas sekolah, bekas tempat kerja, bekas tempat ia bergabung dengan suatu organisasi. Tapi, tanpa motif ideologi politis atau agama.

Di AS, pelaku umumnya menggunakan senjata api. Misal, menembaki siswa di suatu sekolah. Menembaki penonton di gedung bioskop. Atau, orang gila tanpa motif.

Elina dan Zakiah, masuk jenis nomor satu. Meskipun, Elina diajari guru Jamaluddin tentang ideologi NII. Tapi, seperti buku Randy Borum, ia diajari informal. Door to door. Pendidikan tidak diorganisir secara rapi. Sebab, secara formal NII tidak ada. Meskipun orang-orang, simpatisannya, ada.

Orang-orang terafiliasi NII mungkin saja bergerak underground. Lalu, mereka mengajar underground juga. Seperti terbukti pada Siti Elina.

Itu, tanggung jawab intelijen negara. Juga guru agama. Di sekolah formal, maupun lembaga pendidikan agama non-formal.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.