Kamis, 21 Mei 2026, pukul : 02:00 WIB
Surabaya
--°C

Lone Wolf Todong Istana Tanggung Jawab Pendidik

Beda dengan Elina, belum masuk area Istana Negara. Dia jalan kaki dari arah Harmoni, menyeberang jalan ke selatan. Lewat trotoar Medan Merdeka Utara. Mendekati pintu masuk Istana yang dijaga anggota Paspampres. Lalu Elina berhenti. Berdiri menghadap ke jalan raya. Membelakangi area Istana.

Seorang anggota Paspampres sudah mengamati Elina sejak menyeberang dari Harmoni. Bercadar hitam, jilbab hijau, kini celingukan. Maka, Paspampres secepatnya mendekati Elina. Penasaran.

Begitu antar mereka sudah sangat dekat, Elina mengeluarkan pistol dari tas. Menodong. Itu pistol milik paman Elina, pensiunan TNI. Jenis FN.

BACA JUGA: PDI-P Ajukan Puan atau Ganjar, Tunggu Mother Instinct

Paspampres pasti tahu, itu bukan pistol mainan. Jarak mereka sangat dekat.

Tapi, sebagai pasukan terlatih, petugas itu bergerak cepat menghindari moncong pistol. Bersamaan, merebut pistol. Langsung diperiksa: Tanpa peluru. Pastinya, petugas tercengang.

Elina selamat. Tidak jadi korban seperti Zakiah. Paspampres menyerahkan Elina ke petugas Polantas. Lalu digiring ke Polda Metro Jaya serta barang bukti.

Dari hasil penyidikan sementara, Elina punya guru ngaji, Jamaluddin. Mengajari Elina tentang Negara Islam Indonesia (NII). Suami Elina, Bahrul Ulum, bendahara NII Jakarta Utara.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.