Kapolri: “Motif, atau pemicu terjadinya peristiwa penembakan tersebut, saat ini tentunya sedang dilakukan pemeriksaan, dan pendalaman terhadap saksi-saksi. Termasuk Ibu PC (Putri Candrawathi).”
Kalimat paling akhir dari Kapolri ini, berbanding dengan kalimat Mahfud itu, mengerucut ke satu titik: Putri Candrawathi. Di materi kesaksian Putri-lah, motif kasus ini bisa terungkap.
Intinya, Putri jadi saksi paling penting dari semua saksi.
BACA JUGA: Kapolri Akan Umumkan Kasus Yosua, Termasuk Otak Pembunuh?
Kapolri: “Dan tentunya kami temukan kesesuaian dalam pemeriksaan yang telah kita lakukan terhadap saksi-saksi yang berada di TKP dan saksi lain yang terkait. Juga Saudara RE, Saudara RR, Saudara KM, Saudara AR, dan Saudara P (Putri, isteri Ferdi Sambo), dan Saudara FS (Ferdi Sambo).”
Dari keterangan saksi-saksi itu disimpulkan, tidak terjadi tembak-menembak. Yang benar, Brigadir Yosua ditembak, meninggal.
Penjelasan Kapolri itu menegaskan, bahwa ada enam orang di TKP, termasuk Ferdi Sambo dan isterinya, Putri Candrawathi.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi