Analisis Motif Bunuh Yosua

waktu baca 5 menit
kolase kempalan.com

KEMPALAN: Pembunuhan menyatu dengan motif. Setelah Irjen Ferdy Sambo jadi tersangka pembunuhan Brigadir Yosua, pertanyaan: Motifnya apa? Jawab: Ada dua tokoh, Menkopolhukam dan Kapolri, berpendapat. Mengerucut ke satu titik.

Menkopolhukam, Prof Mahfud MD di jumpa pers di Kemenko Polhukam, Selasa, 9 Agustus 2022, mengatakan: Motifnya sensitif. Bukan sensitif politik, hukum, dan keamanan. Bukan.

Prof Mahfud: “Soal motif, biar nanti dikonstruksi hukumnya. Karena itu sensitif. Mungkin hanya boleh didengar orang-orang dewasa.”

Mahfud menyatakan, pemerintah menghargai Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo membentuk Timsus Polri dibantu Komnas HAM dan Kompolnas. Yang dengan tegas dan berani, mengungkap tersangka kasus ini.

“Biar nanti dikonstruksi motifnya oleh Tim Gabungan,” ucap Mahfud.

BACA JUGA: Sambo Terancam Hukum Mati, Apa Motifnya?

Pernyataan Mahfud ini: ‘hanya boleh didengar orang-orang dewasa’, mengarah pada titik awal pengumuman kasus ini. Bahwa Brigadir Yosua melecehkan seksual Putri Candrawathi (isteri Irjen Ferdi Sambo) di kamar Putri Candrawathi.

Pelecehan seksual, hanya boleh didengar orang-orang dewasa.

Sedangkan, Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo punya pernyataan beda. Pernyataan Kapolri dilontarkan di jumpa persdi Mabes Polri, Selasa, 9 Agustus 2022 malam. Begini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *