Minggu, 7 Juni 2026, pukul : 08:31 WIB
Surabaya
--°C

Demo Gugat

Alon Masz Eh

Ada beberapa manusia cemerlang yang pendidikannya tidak sampai s3, tapi sangat berbakat di dunia kerja, di dunia nyata. Menciptakan inovasi. Ulet. Contohnya yg ngangkat koran remek jadi bagus di sby itu ehmm. Ada juga yg sangat ingin tahu, meneliti dengan biaya sendiri. Kayak drh. Indro. Beliau boleh dibilang, pengalaman empiris nya luar biasa. Sesuatu yg tidak dipunyai jagoan perguruan tinggi (yg bukan dosen proyek) yg jarang meneliti, jrg mengabdi di masy, jrg menerapkan ilmunya. Saya punya teman inovatif, namun pendidikannya rendah. Prestasinya luar biasa. Kemudian dia ngotot sampai s3. Cara belajarnya dibalik, praktek dulu di dunia nyata, baru belajar teori dan filosofi di dunia kuliah. Lulus sempurna. Doktor ya bukan abal2. Btw bidan koran itu, andai mau kuliah lg, mungkin dia ga diledek sbg Profesor abal-abal. Profesor penguji mana yg ngga gemeter sm praktik keilmuannya.

BACA JUGA  Ninja Warrior ala Surabaya: Dwi Kistiono Membangun Mimpi Pentathlon dari Pinggiran Kota

Fauzan Samsuri

Diskusi dilakukan, tulisan diterbitkan ujung-ujungnya penentunya adalah pengambilan keputusan bahasa lainnya kekuasan. Sebenarnya tidak ada yang salah dalam hal ini, hanya yang disayangkan kalau keputusan tidak didasarkan pada kajian hasil diskusi dan tulisan sehingga kerap kali orang lebih senang menjadi pemegang kekuasaan daripada ilmuan.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.