Minggu, 7 Juni 2026, pukul : 08:31 WIB
Surabaya
--°C

Demo Gugat

thamrindahlan

Tri Dharma Perguruan Tinggi awak pikir masih relevan dilaksanakan oleh Institusi Universitas secara seiring sejalan. Ketika seorang sarjana sudah berstatus Alumni, beliau tinggal memilih ingin fokus di bidang pengajaran, pengabdian masyarakat atau penelitian. Biiznillah bisa jadi seorang generasi penerus Tan Malaka pada zaman nya. Intelektual hidup untuk generasi penerus bukan sekedar penggerus . Pantun Jum’at Berupaya menjadi insan bermanfaaf Selalu berbagi mengharap berkah Ketika berangkat Shalat Jum;at Siapkan uang untuk ber sedekah Salamsalaman

Juve Zhang

Bahas pistol pistolan saja Bah Disway, analisa sederhana ala warkop, kalau ketua Tim Investigasi yg di bentuk Kapolri, adalah bintang 3 yaitu Wakapolri, anggota Ka Bareskrim juga bintang 3, sudah jelas kemana arah pikiran pak Kapolri, . Silakan ditambahi oleh para ” Sidney Sheldon” dan ” Conan” ala warung kopi wkwkwkw

BACA JUGA  Refleksi Kepemimpinan Perempuan, SD Muhammadiyah 3 Ikrom Gali Inspirasi Wabup Sidoarjo

Sistop Tanjung

mungkin ga perlu nyrempet2 yg jendral itu, cukup keluarga korban, asal muasalnya juga kesediahan keluarga yg ditinggal, yg terpenting pembunuhan itu kejahatan yg luar biasa meski itu di negeri sendiri bukan di amerika

Sistop Tanjung

Maaf bah, biasanya kalau ada penembakan bahkan nun jauh di amerika disana jadi bahan tulisan yang infestigatif, kalau tembak2an di dalam negeri kenapa ga tertarik menulisnya y?

Mirza Mirwan

Profesor (emeritus) Dr.Frithjof Kuhnen adalah guru besar pembangunan pedesaan (rural development) di Georg-August-Universitat Gottingen (University of Gottingen) Jerman — universitas yang berdiri sejak pertengahan abat 18 dan telah menghasilkan 44 penerima Nobel. Penyandang tiga gelar doktor — salah satunya honoris causa — itu telah melakukan penelitian di pedesaan berbagai negara berkembang. Anehnya, Pak Kuhnen ini berpendapat bahwa “the ultimate yardstick for measuring the succes of a university is the improvement in the lives of the people it serves.” Jadi tolok ukur keberhasilan perguruan tinggi bukan dari banyaknya publikasi ilmiah di jurnal internasional, melainkan pada peningkatan taraf kehidupan masyarakat yang dilayaninya. Anda boleh setuju atau tidak setuju.

BACA JUGA  IFA7 WORLD CHAMPIONSHIP HONDURAS 2026
forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.