Selain itu adanya perceraian orang tua memberikan dampak tersendiri bagi remaja, seperti malu, mudah marah, sulit berkonsentrasi, kehilangan rasa hormat terhadap orang tua, menyalahkan orang tua, melakukan sesuatu yang salah, tidak mempunyai tujuan hidup, merasa tidak aman dengan lingkungan sekitar, dan lain-lain.
Perihal bunuh diri, perhatian salah seorang ahli teori bunuh diri bernama Emile Durkheim yang utama bukan dalam bunuh diri sebagai suatu tindakan individu melainkan dalam turun-naiknya angka bunuh diri itu. Angka bunuh diri dilihat sebagai fakta sosial dan bukan fakta individu, dan yang diharapkan dari analisa tersebut adalah bahwa bunuh diri dipengaruhi oleh fakta sosial lainnya seperti tingkat atau tipe integrasi sosial yang rendah.
BACA JUGA: Pelecehan Seksual di Lingkungan Kerja, Salah Siapa?
Hal tersebut dapat terlihat pada adanya integrasi sosial yang lemah, misalnya di dalam lingkungan keluarga yang tingkat integrasinya rendah maka dapat dapat menyebabkan individu menanggung beban hidup seorang diri, tanpa teman atau tempat untuk berbagi dan berkeluh kesah. Akibatnya, individu tersebut menjadi terkucil karena tidak bisa meminta pendapat orang lain atau berdiskusi untuk mencari solusi, akhirnya mereka cenderung memilih jalan pintas untuk mengakhiri hidup salah satu cara dengan melakukan tindakan bunuh diri. Emile Durkheim menggolongkan beberapa jenis bunuh diri, antara lain Egoistic Suicide, Altruism Suicide, Anomie Suicide, dan Fatalistic Suicide.
Berdasarkan pemaparan diatas, saya mengambil salah satu kasus bunuh diri di Banjar Barat Gapura, Sumenep yang terjadi pada hari Jumat, 28 Agustus 2020. Kasus tersebut berkaitan dengan remaja berusia 16 tahun yang gantung diri, karena depresi yang disebabkan perceraian orang tua. Hal tersebut dijelaskan oleh Kasubag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti, bahwa remaja 16 tahun itu diduga depresi lantaran orang tua bercerai, sehingga anaknya depresi tak kuat menanggung hidup, lalu mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di rumahnya.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi