Kamis, 28 Mei 2026, pukul : 13:30 WIB
Surabaya
--°C

Blockchain dan Transparansi Filantropi

Teknologi ini akan merubah nilai uang donasi kita menjadi kode enkripsi yang tidak mungkin diketahui orang lain sehingga terjamin keamanannya, tetapi tetap memberikan info pada donor tentang  perjalanan donasi terenkripsi tersebut.

Contoh, kalau wakif (donatur wakaf) ingin berwakaf melalui uang kepada nazhir (pengelola wakaf) untuk dibelikan mesin jahit bagi ibu penjahit. Maka wakif akan dapat melakukan pengecekkan apakah dana yang disumbangkan sudah sampai pada toko penjual mesin jahit dan bukan pada rekening keluarga pengelola lembaga sosial tersebut.

Apabila penelusuran itu menunjukkan bahwa dana donasi tersebut sampai pada toko penjual mesin jahit maka hal itu akan sesuai dengan keinginan wakif yaitu untuk ibu penjahit sehingga tranparansi akan terjaga. Dan wakif juga bisa mempermasalahkan apabila penelusuran menunjukkan bahwa dana wakif ternyata sampai pada istri rekening pengelola. Tentu reputasi Lembaga sosial tersebut akan jatuh

BACA JUGA  Gerakan Rakyat Lebih dari Sekadar Partai Politik (Bag-2)

Ilustrasi ini mirip dengan apabila kita mengirimkan barang ke daerah lain dan kita menerima nomer penelurusan (tracking number). Misalnya kita mengirimkan barang dari Surabaya ke Jakarta via udara. Maka kita bisa melakukan pengecekkan apakah sudah sampai airport di Surabaya ataukah bahkan sudah sampai di tempat tujuan

Kalau blockchain ini diadopsi maka lembaga pengelola akan mempunyai ruang yang sangat sempit bahkan tidak ada untuk melakukan suatu kecurangan (fraud)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.