ANKARA-KEMPALAN: Presiden Turkiye yaitu Erdogan telah mengatakan bahwa penerbangan nasionalnya akan mengganti namanya menjadi ‘Turkiye Hava Yollari’ dari sebelumnya bernama Turkish Airlines.
‘Hava Yollari’ berarti penerbangan—sehingga jika diterjemahkan maka dapat berarti ‘Turkiye Airlines’.
Upaya Erdogan tersebut dilakukan sebagai upaya Erdogan untuk mengenalkan nama baru negaranya yaitu ‘Turkiye’.
Dalam ringkasnya, pada awal bulan silam, pihak Turki mengirimkan surat ke PBB untuk secara formal mengganti namanya menjadi ‘Turkiye’.
Hal tersebut dilakukan dengan alasan bahwa nama baru tersebut dapat lebih baik merepresentasikan budaya dan nilai-nilai bangsa Turki.
Namun, para pengamat mengatakan bahwa tindakan tersebut dilakukan sebagai langkah untuk dapat lepas dari nama burung yaitu burung Turkey (Kalkun).
“Turki tidak lagi eksis. Sekarang Turkiye” ucap Erdogan dalam upacara peresmian nama baru penerbangan nasional negaranya.
“Turkiye Hava Yollari akan menjadi nama pengganti dari penerbangan nasional kami—yang sebelumnya bernama Turkish Airlines” ucap tambahnya.
Dalam proses pergantian nama, PBB dan NATO pada saat ini juga sudah secara resmi menggunakan nama Turkiye dalam setiap pertemuan yang ada.
Sekretaris Jenderal NATO yaitu Jens Stoltenberg juga sudah menggunakan nama Turkiye dalam kunjungannya ke Helsinkia dan Stockholm pada minggu ini.
(Aljazeera, Muhamad Nurilham)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi