Sebab, perampok yang sudah masuk rumah sudah siap gambling nyawa. Meski mereka juga takut mati. Tujuannya mengambil harta. Mereka juga menghindari pertarungan. Itu sebab, mereka mengikat pemilik rumah agar tidak melawan.
Patterson: “Waktu kritis berada di lima detik pertama saat pelaku bertemu muka dengan korban di dalam rumah. Saat itu keduanya sama-sama kaget. Kalau korban berteriak, bisa jadi korban fatal, karena perampok panik. Tapi kalau korban sudah diikat, keselamatan korban sudah aman. Hanya barang yang dirampok. Bukan nyawa.”
BACA JUGA: Polda Metro Sikat Offence Against the State
Patterson melakukan riset perampokan di AS, 2021. Dari 400 responsen korban perampokan rumah, diketahui, tidak ada perampok yang masuk rumah dengan cara mendobrak. Karena bisa menimbulkan suara berisik.
Patterson: “Mayoritas responden mengatakan, perampok mengenakan sepatu bertelapak karet. Sehingga ketika berjalan, nyaris tidak terdengar ada langkah orang.”

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi