Menu

Mode Gelap

kempalanews · 29 Des 2021 14:35 WIB ·

Akhir Tahun 2021, Polresta Sidoarjo Bedah Kasus Kriminal, Narkoba, Miras, dan Lalu-lintas


					Barang bukti ribuan botol miras dari berbagai merek dimusnahkan oleh Polresta Sidoarjo Perbesar

Barang bukti ribuan botol miras dari berbagai merek dimusnahkan oleh Polresta Sidoarjo

SIDOARJO-KEMPALAN : Jelang Akhir tahun 2021, Polresta bersama Forkopimda Sidoarjo bedah kasus sekaligus melaksanakan pemusnahan barang bukti Narkoba dan ribuan botol miras berbagai merk serta pelanggaran lalulintas di Mapolresta Sidoarjo, Rabu pagi (29/12/2021).

hadir dalam bedah kasus tersebut, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro bersama PJU serta jajaran, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor, Ketua DPRD Sidoarjo H. Usman, Kepala BNNK Sidoarjo AKBP Drs. Toni Sugiyanto, anggota Komisi III DPR RI Bambang DH serta pejabat terkait lainnya.

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor usai bedah kasus mengatakan, masyarakat agar tidak segan dan tidak takut untuk melaporkan tindak kejahatan narkoba maupun kejahatan lainnya dilingkungan wilayah hukum Sidoarjo yang bertujuan untuk menekan tingkat kriminalitas.

“Seluruh elemen diharapkan bersinergi untuk bersama-sama memerangi Narkoba dan kejahatan lainnya khususnya di Kabupaten Sidoarjo,” ujar Gus Muhdlor.

Kepada jajaran Forkopimda Sidoarjo, anggota Komisi III DPR RI Bambang Dwi Hartono, Kapolresta Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro menjelaskan selama 2021 kasus kriminalitas bila dibandingkan dengan 2020 mengalami penurunan 13 persen. Dengan rincian crime total pada tahun 2020 sebanyak 793 kasus turun menjadi 691 kasus pada 2021. Sementara crime clearance (kasus tertangani) pada pada 2020 sebanyak 664 kasus menjadi 588 kasus pada 2021.

Ini artinya trend penyelesaian kasus atau perkara tindak pidana terjadi peningkatan dari tahun 2020 sebanyak 83,7 persen menjadi 85,09 persen di tahun 20 21.

Kasus narkoba yang berhasil diungkap Polresta Sidoarjo dan jajarannya di 2020 adalah sebanyak 429 kasus, dan di 2021 ada 531 kasus. Sementara jumlah tersangka kasus narkoba, pada 2020 ada sebanyak 494 orang tersangka dan di 2021 sebanyak 624 orang tersangka.

Selain itu, barang bukti Narkoba yang di sita untuk jenis ganja sebarat 5,588,87 gram. Jenis sabu 8,092,51 gram, jenis ekstasi 159 butir dan pil dobel L sebanyak 745.360 butir. Semua kasus narkoba selama 2021 terselesaikan tuntas seratus persen.

Tersangka kasus kriminalitas dan narkoba

Untuk pelanggaran lalulintas polresta Sidoarjo juga mencatat adanya penurunan yakni di tahun 2020 jenis tilang ada 33,857 kasus , namun di tahun 2021 tercatat hanya 10.200 kasus. Sedangkan untuk teguran dari 5.827 kasus turun menjadi 3.861 pada tahun 2021.

Kejadian laka lantas Polresta Sidoarjo mencatat kejadian sebanyak 1.743 pada tahun 2020 sedangkan di tahun 2021 ada peningkatan 1,1 persen atau 1.929 kejadian.

Dalam laka lantas ini Polresta mencatat korban meninggal dunia sebanyak 226 di tahun 2020 kemudian di tahun 2021 ini tercatat hanya 220. Sedangkan luka berat 23 orang pada tahun 2020 dan di tahun 2021 ini sebanyak 29 orang. Untuk luka ringan pada tahun 2020 2.033 dan di tahun 2021 ini 2.236 orang atau naik 1,05 persen. Sedangkan kerugian material mengalami kenaikan bila di banding tahun 2020. Yakni dari Rp.647.700.000 menjadi Rp 773.50.000.

Sementara untuk masalah penanganan Covid 19, Polresta Sidoarjo juga selalu membuat inovasi terkini dengan mengadakan pelatihan 3T, Pelaksanaan 3T, Pemindahan Isoter dan inovasi percepatan vaksinasi.

Tidak hanya itu saja polresta juga mendapat penghargaan dari berbagai pihak mulai , Kementerian PAN RB, Pemprov Jatim, Indonesia Award, Lemkapi, dan dari RS Siti Hajar Sidoarjo.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro menyatakan tingkat kejahatan Narkoba yang makin tinggi di tahun 2021 ini, kita harus mengambil berbagai langkah dalam hal pemberantasan Narkoba.

”Seperti diadakan sosialisasi terkait bahaya Narkoba kepada masyarakat, pelaporan dari masyarakat akan adanya kegiatan Narkoba di lingkungannya yang bisa membantu Kepolisian untuk mengungkap tindak kejahatan Narkoba,” ujarnya.

Terkait itu, lanjut Kapolresta Sidoarjo, dihimbau kepada para orang tua agar mengontrol kegiatan anak-anaknya diluar rumah supaya tidak terjerumus dalam bahaya penggunaan Narkoba dan tindak kriminalitas. (Ambari Taufiq)

Editor: Freddy Mutiara

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Reaksi Kapolda Jabar ke GMBI, Begini Respon Sahabat Polisi Indonesia

28 Januari 2022 - 22:33 WIB

Ketum Sahabat Polisi Indonesia, Fonda Tangguh

UMSIDA Siapkan 1392 Mahasiswa Sukseskan Konsep Desa Wisata Melalui KKN Pencerahan 2022

28 Januari 2022 - 22:14 WIB

Pemkot Surabaya Gelar Kerja Bakti Massal, Kerahkan 34 Unit Dump Truk dan 2000 Karung

28 Januari 2022 - 20:19 WIB

Ketua DPC PKB Sidoarjo H Subandi Beri Pesan Khusus di Agenda Musancab

28 Januari 2022 - 20:04 WIB

Waspada Covid-19 Varian Omicron, Pemkot Surabaya Terbitkan SE Wali Kota

28 Januari 2022 - 19:48 WIB

RSUD Sidoarjo Tambah Layanan Instalasi Pelayanan Kanker Terpadu

28 Januari 2022 - 19:43 WIB

Trending di kempalanews