Jumat, 12 Juni 2026, pukul : 14:26 WIB
Surabaya
--°C

Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo Kompak Hijaukan Kota, Wujudkan Sidoarjo Asri di Hari Lingkungan Hidup Sedunia

SIDOARJOKEMPALAN: Di tengah ancaman krisis iklim global, Kabupaten Sidoarjo mengambil ancang-ancang besar. Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo meluncurkan gerakan masif bertajuk “Sidoarjo Asri” (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Gerakan ini bukan sekadar simbolik, melainkan deklarasi perang terhadap kerusakan lingkungan.

Kompak di Garda Terdepan

Bupati Sidoarjo, H. Subandi, bersama Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, secara simbolik memimpin langsung aksi penanaman pohon di Taman Flyover Juanda Aloha, Jumat pagi (12/6). Dengan cangkul di tangan dan semangat kolektif, keduanya kompak membumi, menanam pohon pucuk merah (Syzygium oleana) sebagai ikon penghijauan daerah.

Serentak Se-Kabupaten.

Tak berhenti di satu titik, gerakan #Sidoarjo Asri digerakkan serentak oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sidoarjo. Kebijakan ambisius “Satu ASN Satu Pohon” melahirkan aksi penanaman ribuan bibit pucuk merah di berbagai titik strategis kota, mulai dari taman kota hingga sempadan jalan yang kritis akan ruang terbuka hijau.

Mengapa Pucuk Merah?

BACA JUGA  Komisi B Minta Penertiban PKL Genteng Dilakukan Adil dan Tanpa Tebang Pilih

Pilihan pada Pucuk Merah bukan tanpa alasan. Secara ekologis, tanaman hias ini memiliki kemampuan luar biasa dalam menyerap polutan udara kendaraan bermotor—musuh utama kota industri seperti Sidoarjo. Daun mudanya yang kemerahan kaya akan klorofil dan mampu memproduksi oksigen dalam jumlah signifikan. Selain itu, sistem perakarannya yang kuat menjadikan pohon ini efektif untuk mencegah erosi dan memperkuat struktur tanah di bantaran jalan, sekaligus menyimpan cadangan air tanah. Secara estetika, gradasi warna merah menyala pada pucuknya memberikan keindahan visual yang menenangkan dan menghidupkan denyut kota

Usai membenamkan bibit terakhir, Bupati Subandi menyampaikan orasi lingkungannya. Beliau menegaskan bahwa gerakan ini merupakan implementasi nyata dari dukungan terhadap program Indonesia Asri yang digagas Presiden Prabowo.

“Kegiatan ini bukan seremoni belaka. Hari ini kita menanam pohon pucuk merah. Satu ASN, satu pohon. Ini adalah wujud nyata Sidoarjo yang Asri: Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Kami ingin lingkungan yang bersih dan berkelanjutan dimulai dari aksi konkret hari ini,” ujar Subandi dengan nada penuh optimisme.

BACA JUGA  Polisi Bersama Petani di Wonoayu Tanam Jagung, Dukung Ketahanan Pangan

Lebih lanjut, Wakil Bupati Mimik Idayana menambahkan bahwa estafet gerakan ini akan diperluas. Sidoarjo Asri tidak hanya akan berhenti di lingkungan birokrasi, melainkan juga akan digelorakan hingga ke tingkat desa dan satuan pendidikan.

“Nanti tidak hanya ASN saja. Kami berharap sekolah-sekolah, para guru dan murid, juga mengikuti gerakan ini. Menanam pohon adalah investasi jangka panjang untuk anak cucu kita. Jika Bapak Presiden punya Indonesia Asri, maka Sidoarjo harus menjadi garda terdepannya,” harap Hj. Mimik Idayana.

Kelanjutan dan Harapan

Dengan gerakan yang menyasar hingga ke pelosok desa dan lembaga pendidikan, Pemkab Sidoarjo optimistis terciptanya efek domino. Targetnya bukan sekadar ribuan pohon tumbang (tertanam), namun terciptanya kesadaran kolektif bahwa ruang terbuka hijau adalah hak fundamental warga kota. Gerakan ini menjadi bukti bahwa kepemimpinan yang kolaboratif antara Bupati dan Wakil Bupati mampu menggerakkan mesin birokrasi menuju aksi lingkungan yang berdampak nyata.(Ambari Taufiq / M. Fasichullisan).

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.