Setelah Dua Kali Playoff, Australia Lolos ke Piala Dunia 2022

waktu baca 2 menit
Pemain-pemain Australia merayakan keberhasilannya lolos ke Piala Dunia 2022. (Foto: Reuters)

AL RAYYAN-KEMPALAN: Bagi timnas Australia, menjalani playoff interkonfederasi dalam Kualifikasi Piala Dunia 2022 bukan hanya sekali ini saja. Tapi, ini sudah kali ketiga Australia di babak playoff menuju Piala Dunia.

Akan tetapi, dibandingkan dengan dua pengalaman pertamanya di playoff interkonfederasi Piala Dunia 2006 dan 2018, playoff interkonfederasi tahun ini yang paling terjal. Karena, Socceroos (julukan Australia) harus menjalani playoff lagi sebelum playoff interkonfederasi.

Seperti diketahui, Mat Ryan dkk terlebih dahulu mengalahkan Uni Emirat Arab (UEA) di babak playoff dengan sesama negara dari konfederasi Asia, alias AFC, pada 7 Juni lalu. Hasilnya skuad asuhan Graham Arnold tersebut membungkam UEA dengan skor tipis 2-1.

Nah, Selasa dini hari (14/6), atau sepekan setelah menyingkirkan UEA, giliran Peru yang tumbal ambisi Australia melangkah ke Piala Dunia dalam lima edisi beruntun. Bertanding di Ahmad bin Ali Stadium, Al Rayyan, Australia menyingkirkan Peru lewat babak adu penalti 5-4.

BACA JUGA: Selangkah Lagi ke Piala Dunia, Ini Kunci Australia

Setelah bermain imbang tanpa gol sampai di babak perpanjangan waktu, keberhasilan penjaga gawang pengganti Andrew Redmayne yang menepis tembakan penalti algojo terakhir Peru Alex Valera jadi kunci kemenangan Australia.

Bagi Australia, ini jadi kali kedua mereka menggenggam tiket lolos ke Piala Dunia lewat jalur playoff interkonfederasi dengan menuntaskan adu penalti. Sebelumnya, pada edisi 2006, mereka juga menyingkirkan Uruguay lewat babak adu penalti 4-2. Spesialnya, saat itu Arnold duduk di bench sebagai asisten Guus Hiddink.

Bedanya, ketika itu playoff interkonfederasi dijalankan dalam dua leg dengan leg pertama takluk 0-1 atas Uruguay di Estadio Centenario, Montevideo, dan ganti mengalahkan Uruguay 1-0 pada leg kedua di Telstra Stadium, Sydney.

Bukan hanya menentukan dua langkah krusialnya di luar kandang. Dari total 20 pertandingan di Kualifikasi Piala Dunia 2022 yang mereka jalani, 16 pertandingan di antaranya mereka jalani di luar kandang. Atau 80 persennya! ’’Aku yakin, ini adalah salah satu pencapaian terbaik di babak kualifikasi Piala Dunia yang pernah ada,’’ klaim Arnold.

’’Aku bangga dengan upaya pemain-pemainku. Tak ada yang menyangka kami bisa melangkah sejauh ini dan lolos ke Piala Dunia lagi, ini sulit. Bagaimana mereka menjaga momentumnya dan cara mereka menjaga komitmen ini,’’ tambah Arnold. (Sydney Morning Herald, Yunita Mega Pratiwi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *