KEMPALAN: Persaingan kandidat capres mulai terasa tajam dan keras, bahkan tak jarang diantara para pendukung capres sudah saling serang dan menjatuhkan. Terutama pendukung capres yang tidak ada prestasi kecuali hanya kerja – kerja pencitraan.
Kalau dilihat dari kandidat calon yang sering ditegaskan sebagai capres ada nama – nama seperti Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, Eric Tohir dan Anies Baswedan.
Lalu siapa yang layak diantara nama – nama itu? Tentu saja untuk menentukan layak tidaknya diukur dari prestasi yang diraih oleh para kandidat Capres tersebut.
Tentu saja semua bergantung kepada hati nurani kita masing – masing. Namun sebagai warga pemilih kita tentu berkepentingan untuk mengetahui calon yang kelak akan kita pilih.
Prabowo Subianto adalah calon presiden yang sudah memasuki fase ke empat kalinya. Sebagai seorang jenderal TNI, Prabowo dididik sebagai seorang prajurit yang pantang menyerah, namun sayangnya dikontestasi selama tiga kali sebelumnya, Prabowo mengalami kekalahan secara berturut-turut.
BACA JUGA: Santainya Anies Menanggapi Bullying Kaum Sumbu Pendek
Dari sisi usia tentu Prabowo tidak mudah lagi, sementara tantangan bangsa ini kedepan sangatlah komplek. Sehingga sebagai seorang negarawan akan lebih baik kalau Prabowo menjadi guru bangsa dengan mempersilahkan anak – anak muda yang berprestasi untuk melanjutkan kepemimpinan di tahun 2024. Dan itu sangat mungkin dilakukan oleh Prabowo.
Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah tentu juga berpotensi maju, namun sayangnya Ganjar Pranowo dalam kasus Wadas dia menorehkan prestasi yang kelam.
Warga Wadas digusur secara paksa demi proyek bendungan untuk kepentingan oligarki. Apalagi disekeliling Ganjar banyak para buzzer yang kerjaannya selama ini melakukan pembelahan bangsa.
Kepemimpinan Ganjar akan berpotensi menajamnya pembelahan, sehingga dikuatirkan bangsa ini akan semakin terpuruk.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi