Menu

Mode Gelap

Kempalpagi · 8 Apr 2022 13:38 WIB ·

Harga Mati


					Fadjroel Rachman mantan jurubicara jokowi, yang kini jadi Dubes Kazakhstan (Foto: Andhika Prasetia/detikcom) Perbesar

Fadjroel Rachman mantan jurubicara jokowi, yang kini jadi Dubes Kazakhstan (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)

KEMPALAN: mati artinya harga yang tidak bisa ditawar lagi. Ini bukan istilah tawar menawar dagang, tapi lebih dikenal sebagai diksi politik. NKRI harga mati, menjadi jargon yang sering diteriakkan orang. Sekarang, Fadjroel Rachman meneriakkan ‘’Dua Periode Harga Mati’’.

Jauh dari Kazhakstan, Fadjroel, loyalis Jokowi, sekarang duta besar, meneriakkan jargon itu. Sehari sebelumnya, dalam rapat paripuran kabinet, Jokowi melarang anggota kabinetnya untuk berbicara mengenai penundaan pemilu atau perpanjangan masa jabatan presiden.

Kelihatannya Jokowi ingin mengakhiri kegaduhan mengenai masa jabatan tiga periode yang semain berkembang liar. Tapi, reaksi publik beragam. Alih-alih meredam isu yang terjadi malah muncul seruan untuk melakukan demonstrasi masal 11 April.

Tagar ‘’Goodbye Jokowi’’ menjadi trending topic disusul dengan tagar ‘’Rindu Reformasi Jilid II’’. Demonstrasi pemanasan sudah dilakukan oleh mahasiswa yang tergabung dalam BEM (Eksekutif Mahasiswa) Sumatera Selatan di Palembang.

Tentu bukan kebetulan Fadjroel mengunggah pernyataan harga mati di akun Instagramnya. Ia ingin meyakinkan publik bahwa bosnya tidak ingin menambah periode kepresidenan menjadi tiga kali. Fadjroel ingin meyakinkan publik bahwa bosnya tetap taat terhadap konstitusi.

BACA JUGA: Sang Kaisar

Tetapi sebagian publik tidak mudah diyakinkan. Ajakan untuk melakukan demo besar-besaran 11 April masih terus menggelinding. Salah satu tokoh yang menyuarakan ajakan demo adalah Ruslan Buton, mantan tentara yang dihukum karena menyerukan Jokowi mundur. Kali ini, Buton kembali menyerukan Jokowi untuk mundur.

Kondisi ekonomi nasional sedang meriang. Situasi ekonomi internasional yang bergolak semakin memberi tekanan kepada ekonomi Indonesia. Krisis minyak goreng yang sudah berlangsung 4 bulan belum ada tanda-tanda tuntas. Kenaikan harga BBM akan menjadi faktor inflasioner yang memicu harga-harga kebutuhan pokok naik.

Jokowi membuat kebijakan pintas dengan memberikan BLT, bantuan langsung tunai. Ia memerintahkan para pembantunya untuk menyalurkan BLT sebelum lebaran tiba. Kebijakan pintas model subsidi semacam ini semakin sering dilakukan beberapa waktu terakhir. Para pengritik Jokowi mengunggah pernyataan lawas Jokowi yang mengatakan tidak suka dengan kebijakan BLT. Tapi, Jokowi tidak punya banyak pilihan kecuali memberikam BLT untuk menenangkan rakyat.

BACA JUGA: Klithih

BLT menjadi kebijakan pintas sekaligus untuk buying time, membeli waktu, supaya kekecewaan publik tidak makin meluas. Harapannya, setelah lebaran kondisi ekonomi bisa membaik dan krisis minyak goreng bisa diatasi, sambil berharap perang Rusia vs Ukraina akan berakhir.

Demontrasi 11 April akan menjadi moment of truth, momen kebenaran, untuk gerakan mahasiswa Indonesia dan untuk pemerintahan Jokowi. Gerakan mahasiswa dianggap mati suri selama pemerintahan Jokowi. Penerapan NKK/BKK (normalisasi kehidupan kampus/badan koordinasi kemahasiswaan) gaya baru membuat aktivitas demokrasi mahasiswa mampet.

Seruan demonstrasi besar-besaran sudah pernah terjadi tahun lalu ketika muncul poster-poster digital menyerukan demonstrasi ‘’End Game’’. Seruan demonstrasi bertebaran di berbagai platform media sosial menyuarakan tuntutan end game bagi Jokowi. End game merujuk pada film layar lebar sekuel superhero ‘’The Avengers’’ yang menggambarkan pertempuran final antara para superhero melawan kekuatan jahat Thanos yang muncul dari planet lain.

Artikel ini telah dibaca 246 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

KKN Horor

18 Mei 2022 - 16:22 WIB

Kaus Oblong

18 Mei 2022 - 08:00 WIB

UAS

17 Mei 2022 - 17:27 WIB

Upacara Baijiu

17 Mei 2022 - 08:00 WIB

Jokowi, Biden, dan Elon

16 Mei 2022 - 16:11 WIB

一百二十

16 Mei 2022 - 08:00 WIB

Trending di Kempalpagi