Sabtu, 18 April 2026, pukul : 11:59 WIB
Surabaya
--°C

In Memoriam: Selamat Jalan Sahabatku Hj. Verawaty…

M. Nigara

Oleh: M. Nigara
Wartawan Olahraga Senior

KEMPALAN: INNALILLAHI wa inna ilaihi rojiun. Telah berpulang ke Rahmatullah, legenda bulutangkis putri kita, Hj. Verawaty Fajrin, Ahad (21/11/2021) pukul o6.58, di rumah sakit Dharmais. Vera wafat setelah bertarung dengan kanker yang insyaa Allah menjadi penggugur dosa-dosanya.

Allah berfirman dalam surat Asy-Syura ayat 30 yang berbunyi :

وَمَآ اَصَابَكُمْ مِّنْ مُّصِيْبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ اَيْدِيْكُمْ وَيَعْفُوْا عَنْ كَثِيْرٍۗ

Wa mā aṣābakum mim muṣībatin fa bimā kasabat aidīkum wa ya’fụ ‘ang kaṡīr.

Artinya: Dan musibah apa pun yang menimpa kamu adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan banyak (dari kesalahan-kesalahanmu).

Aamiin ya Rabb..

HARI itu sekitar 20-23 Maret 1980, saya bersama seorang sahabat se Kampus, STP, Totok, bertandang ke daerah Senen, Jakarta Pusat. Oleh Bos saya, redaktur Olahraga Harian Kompas, Bang Valens, ditugaskan menyaksikan semifinal All-England dari rumah Verawaty Wiharjo.

Ya, saat itu Vera akan berhadapan dengan Lene Koppen, pebulutangkis Denmark, di laga final All-England, jika saya tak keliru. Vera menjadi single wanita kedua kita yang bisa tampil di final.

Di semifinal Vera mengalahkan Yonekura dari Jepang, 11-4 dan 11-9. Sebelumnya, tahun 1968 Minarni Soedaryanto, menjadi pebulutangkis putri kita yang pertama bisa menembus final All-England. Minarni  menang rubber set di semifinal atas pebulutangkis Jepang juga, Takagi. Dan baru 1990-1991, Susi Susanti menjadi pebulutangkis kita yang mampu merebut gelar tunggal putri All-England.

Nonton bareng

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.