Menu

Mode Gelap

kempalanmanca · 5 Nov 2021 01:16 WIB ·

AS Prediksi Tiongkok Akan Miliki 1000 Hulu Ledak Nuklir pada tahun 2030


					Ilustrasi Hulu Ledak Nuklir-TimesofIsrael Perbesar

Ilustrasi Hulu Ledak Nuklir-TimesofIsrael

WASHINGTON D.C-KEMPALAN: Pentagon perkirakan bahwa Tiongkok akan mengalami penambahan dua hingga tiga kali lipat dari apa yang diprediksi satu tahun sebelumnya. Sebagaimana yang sudah diketahui, Tiongkok telah memberikan kecenderungan tindakannya dalam mengekspansi persenjataan nuklirnya, namun sejauh ini ternyata tindakan tersebut lebih cepat dari apa yang diantisipasi oleh AS.

Tiongkok diprediksi akan memiliki lebih dari 700 hulu ledak nuklir pada tahun 2070 dan akan menyentuh angka 1000 hulu ledak nuklir pada tahun 2030. Angka tersebut bertambah dua hingga tiga kali lipat dari apa yang diprediksi oleh Pentagon.

Untuk perbandingan, pada saat ini, AS memiliki 3,750 hulu ledak nuklir yang tersebar di beberapa lokasi rahasia dan tidak ada rencana untuk menambah atau menguranginya. Kemudian juga sebelumnya pada tahun 2003, jumlah tersebut bahkan mencapai 10,000 hulu ledak nuklir.

Tiongkok tengah mempersiapkan investasi serta pengembangan dan penambahan yang sangat masif dalam persenjataan nuklir di darat, laut hingga udara. Tiongkok juga sedang membangun infrastruktur yang dapat mendorong perkembangan senjata nuklir tersebut demi mencapai tujuannya yaitu ekspansi besar-besaran dalam persenjataan nuklirnya.

Seperti AS dan Rusia yang menjadi negara kekuatan nuklir terbesar di dunia, TIongkok kemudian mencoba untuk menjadi negara ketiga yang memiliki kapabilitas nuklir terbesar di dunia.

Namun, tindakan Tiongkok mengekspansi nuklirnya tidak akan digunakan untuk melakukan provokasi peperangan, melainkan dengan tujuan untuk melakukan penyeimbangan kekuatan dari semua ancaman yang ada. Terlebih lagi dengan adanya kehadiran AS di Asia Pasifik.

(Aljazeera, Muhamad Nurilham)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Pfizer Sebut Vaksin Booster Efektif Lawan Varian Omicron

9 Desember 2021 - 01:37 WIB

Pfizer-IDXChannel

Jenderal Tinggi India, Istri dan 11 Orang Lainnya Meninggal dalam Kecelakaan Helikopter

9 Desember 2021 - 01:06 WIB

Jenderal Bipin Rawat-CNN

Olaf Scholz Resmi menjadi Kanselir Jerman, Janji untuk “Mulai dari Awal”

9 Desember 2021 - 00:48 WIB

Olaf Scholz-DW

Australia Gabung AS untuk Boikot Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022

9 Desember 2021 - 00:35 WIB

Scott Morrison-CNN

Biden Ancam Putin dengan Sanksi “Kuat” jika Serang Ukraina

9 Desember 2021 - 00:13 WIB

Biden-DW

India dan Rusia Teken Kerja Sama Perdagangan dan Senjata

8 Desember 2021 - 00:31 WIB

Narendra Modi-BBC
Trending di kempalanmanca