BEIJING-KEMPALAN: Kapal Perang AS jenis Destroyer dapat dilihat melewati jalur air yang memisahkan Taiwan dengan Tiongkok. Keberadaan kapal tersebut menjadi kapal pertama yang melewati daerah tersebut dalam beberapa kurun waktu terakhir. Padahal, sebelumnya Presiden Joe Biden baru sama bertemu secara virtual dengan Presiden Xi Jinping.
Kapal dengan nama Arleigh Burke-Class Guided missile Destoyer USS Milius dikatakan melewait Selat Taiwan hanya sebagai bentuk transit rutin.
Hal tersebut dikatakan langsung oleh Angkatan Laut AS dari Pasukan Tujuh.
Keberadaan kapal tersebut menjadi salah satu bukti dari komitmen AS untuk memberikan Indo-Pasifik yang terbuka dan bebas, ucap juru bicara Angkatan Laut AS dalam pernyataannya.
Sebelumnya juga, dalam pertemuan virtual antara pemimpin AS-Tiongkok, dikatakan bahwa jika AS berurusan dengan Taiwan, maka AS dikatakan “Bermain api”.
AS hingga saat ini masih secara tidak resmi mengakui keberadaan kedaulatan dari Taiwan, namun dalam satu dekade akhir, AS sangat mendorong Taiwan untuk mendapatkan kemerdekaannya dari Tiongkok.
Dalam menanggapi permasalahan kapal AS, Tiongkok meresposnya dengan murka sembari mengatakan bahwa selat tersebut masih menjadi teritorinya.
Namun, AS dan beberapa negara lainnya mengakui bahwa Selat Taiwan merupakan rute perairan internasional yang berarti bahwa siapapun bisa untuk melewatinya.
Britania Raya, Prancis, Australia dan beberapa negara lainnya telah melewati Selat Taiwan tersebut selama beberapa tahun terakhir, namun Tiongkok selalu meresponsnya dengan murka.
Juru bicara Menteri Luar Negeri Tiongkok yaitu Zhao Lijian mengatakan bahwa tindakan AS tersebut menggangu perdamaian regional dan stabilitas dunia internasional.
(Aljazeera, Muhamad Nurilham)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi