G20-KEMPALAN: G20 yang berisikan 20 negara-negara terkaya di dunia bertemu pada Kamis (28/10) yang kemudian menghasilkan sebuah kesepakatan bahwa mereka akan bekerja sama melawan tantangan potensial dunia yaitu perubahan iklim. Secara detailnya, melansir dari CBC, semuanya akan dijabarkan lebih lanjut pada pertemua COP26.
Pemimpin dari negara anggota G20 berkumpul pada Kamis (28/10) di Roma dan akan bertemu kembali pada Sabtu (30/10) dalam perhelatan COP26 di Glasgow telah mencapai persetujuan bahwa pihaknya akan memberikan langkah yang pasti untuk melakukan limitasi pemanasan global ke 1.5 Derajat Celcius. Hal tersebut dapat dilihat dalam draft yang sudah diberikan kepada pihak COP26.
Sebelumnya pada tahun 2015 terdapat sebuah perjanjian dan komitmen serupa untuk menjaga suhu untuk mencegah pemanasan global di bawah dua digit. Perjanjian yang dinamakan Paris Agreement pada tahun 2015 menjadi salah satu komitmen penting bagi dunia dalam mengurusi permasalahan lingkungan.
“Sebagai sebuah respons dari banyaknya usulan komunitas ilmuwan, dan juga sebagai sikap mawas diri berdasarkan laporan dari Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC), kami sebagai negara yang memiliki peranan pemimpin berkomitmen untuk melawan tantangan eksistenial yang potensial yaitu perubahan iklim” isi dari draft yang dikirimkan ke pihak COP26.
“Kami menyadari dampak perubahan iklim dengan naiknya 1.5 Derajat Celcius dan oleh karena itu kami bertindak untuk menjaga suhu tersebut lebih rendah” isi laporan tambahan.
Negara G20 yang terdiri dari Brazil, Tiongkok, India, Jerman dan AS menjadi penghasil lebih dari 80% emisi gas kaca di dunia. Oleh karena itu, G20 reafirmasi dan komitmen bahwa semua negara anggotanya akan bertindak seperti misalnya menggeser penggunaan bahan bakar fosil dan lainnya.
(CBC, Muhamad Nurilham)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi