WASHINGTON D.C-KEMPALAN: Presiden AS yaitu Joe Biden mengatakan bahwa Presiden Tiongkok, Xi Jinping melakukan kesalahan besar karena tidak menghadiri COP26 di Glasgow. Selain itu, ia juga memberikan pandangannya mengenai ketidakhadiran Presiden Rusia yaitu Putin dengan mengatakan bahwa ia gagal menjadi seorang pemimpin.
Presiden AS, Joe Biden berangkat ke perhelatan terbesar yang membahas mengenai masa depan bumi di tengah perubahan iklim yaitu COP26 yang diadakan di Glasgow, Skotlandia pada hari Selasa (3/11). Dalam kehadirannya, ia mengatakan bahwa ketidakhadiran Tiongkok dan Rusia menunjukkan tindakan yang tidak mencerminkan kepemimpinan.
AS sedang sangat gencar mempromosikan adanya upaya untuk mengatasi perubahan iklim.
Untuk awalan, ia mulai mengkritisi Presiden Xi Jinping yang memang sudah lama memutuskan untuk tidak datang dalam COP26 yang diadakan selama 13 hari kedepan.
“Faktanya adalah bahwa Tiongkok, menjadi salah satu peranan dan aktor baru di dunia sebagai salahs satu pemimpin dunia. Tidak hadir? Ayolah. Salah satu hal yang sangat penting di dunia ini serta menjadi sorotan adalah perubahan iklim. Mulai dari Islandia hingga Australia, semuanya membahas perubahan iklim, dan mereka berangkat. Bagaimana adan memiliki klaim untuk menjadi pemimpin” ucap Biden.
“Hal tersebut sama kepada Putin dan Rusia. Tundranya terbakar, dan benar-benar terbakar. Ia memiliki permasalahan iklim yang sangat serius, namun sepertinya ia tidak melakukan apa-apa” ucap tambahnya.
Meskipun Presiden Xi Jinping tidak hadir, Tiongkok direpresentasikan oleh Xie Zhenhua yang merupakan Utusan urusan Perubahan Iklim dari Tiongkok.
Sebelumnya, Xie Zhenhua juga hadir dalam negosiasi yang menghasilkan Perjanjian Paris tahun 2015.
Terkait Rusia, tidak ada kejelasan mengapa Putin tidak hadir ke COP26.
(DW, Muhamad Nurilham)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi