Surabaya—KEMPALAN: Indonesia Berbagi Kebaikan (IBK) dan Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA UNAIR) menyepakati sejumlah poin kerjasama tambahan sebagai langkah memperkuat sinergi dalam pengembangan platform digital, pengelolaan ZISWAF, serta pengembangan layanan ekonomi dan sosial berbasis aplikasi.
Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan yang berlangsung di Carbs Cafe Araya, No.1 Blok J1, Jl. Galaxi Bumi Permai No.2 Ruko Araya, Semolowaru, Kecamatan Sukolilo, Surabaya. Pertemuan dihadiri oleh Sekretaris Jenderal IKA UNAIR, Dr. Indra Nur Fauzi, Kabid 1 IKA UNAIR, Dr., drg., Laksmana Pertama (Purn) Nora Lelyana, FICD., M.H.Kes., serta Sekretaris Bidang 1 IKA UNAIR, Yunus Enus, S.E., M.Si. Dari pihak IBK hadir Direktur Indonesia Berbagi Kebaikan, Slamet Sugianto.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak menyepakati bahwa aplikasi yang akan dikembangkan memiliki kapasitas untuk mengakomodasi hingga 100.000 anggota. Selain itu, sistem aplikasi juga dirancang mampu melayani kegiatan siaran langsung (live streaming) hingga 3.000 pengguna secara bersamaan dalam satu momentum kegiatan.
Pada sektor layanan transaksi digital, disepakati bahwa manfaat ekonomi yang dihasilkan dari layanan Payment Point Online Bank (PPOB) akan dikelola bersama dengan skema pembagian yang telah disepakati kedua belah pihak.
Dalam aspek pengelolaan dana sosial, kedua pihak menegaskan bahwa pengelolaan ZISWAF (Zakat, Infaq, Sedekah, dan Wakaf) yang berasal dari lingkungan IKA UNAIR sepenuhnya menjadi hak dan kewenangan IKA UNAIR. Adapun proyek-proyek yang diusulkan dan dikelola melalui aplikasi oleh IBK akan menjadi tanggung jawab penuh IBK sebagai leading sector.
Untuk mendukung keberlangsungan operasional dan pengembangan aplikasi, kedua belah pihak juga meneguhkan komitmen dukungan operasional yang akan diterapkan secara berkala setiap tanggal 25 mulai bulan Mei 2026 sesuai kesepakatan bersama yang telah ditetapkan.
Kesepakatan lainnya menyebutkan bahwa penghimpunan dana dari pihak ketiga di luar IBK dan IKA UNAIR yang dilakukan melalui aplikasi akan terlebih dahulu dibicarakan dan disepakati bersama oleh kedua belah pihak. Hal yang sama juga berlaku untuk kerja sama dengan lembaga keuangan pihak ketiga yang akan melibatkan platform tersebut.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem digital yang mampu mengintegrasikan layanan sosial, filantropi, pemberdayaan ekonomi, serta penguatan jaringan alumni secara lebih luas dan profesional.
Para peserta pertemuan menyampaikan optimisme bahwa sinergi antara IKA UNAIR dan IBK akan mampu menghadirkan berbagai program inovatif yang memberikan manfaat nyata bagi alumni, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan. Kolaborasi ini juga diharapkan menjadi model kemitraan yang produktif antara organisasi alumni dan lembaga sosial dalam mengembangkan ekosistem digital berbasis kolaborasi kebaikan.
Dengan tercapainya kesepakatan tambahan ini, kedua pihak berkomitmen untuk terus memperkuat kerja sama dalam rangka menghadirkan layanan yang profesional, transparan, dan berkelanjutan bagi seluruh anggota serta masyarakat luas.
Surabaya, 24 Juni 2026
Tim Media Indonesia Berbagi Kebaikan (IBK)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi