Senin, 20 April 2026, pukul : 18:03 WIB
Surabaya
--°C

Indonesian Badminton Festival di Bali Bulan Depan, Digelar Tanpa Penonton

DENPASAR-KEMPALAN: Badminton Lovers harus melupakan mimpi menonton dari dekat aksi pebulutangkis top dunia idolanya. Tepatnya saat Indonesia Badminton Festival (IBF) 2021 yang berlangsung di Nusa Dua, Bali, 16 November sampai 5 Desember mendatang.

Sebab ajang tersebut akan digelar sesuai dengan protokol dari Federasi Badminton Dunia (BWF) yang menggunakan metode gelembung. Metode ini diterapkan untuk menekan resiko penularan Covid-19 selama turnamen ini digelar.

’’Dengan metode ini, maka dipastikan juga pertandingan digelar dengan tanpa penonton. Begitu pula pelaksanannya juga akan digelar dengan protokol kesehatan yang ketat,’’ kata Ketua Umum PP PBSI Agung Firman Sampurna dalam konferensi pers virtualnya, Jumat (29/10).

Padahal, ketiga turnamen yang terangkum dalam IBF 2021 ini berpotensi mendatangkan jumlah penonton yang besar. Ketiga turnamen tersebut antara lain Indonesia Masters (Super 750) pada 16 – 21 November, Indonesia Open (Super 1000) pada 23 – 28 November, dan BWF World Tour Finals pada 1 – 5 Desember.

Kajian ilmiah dari dua universitas terkemuka di Indonesia (Universitas Indonesia dan Universitas Gajah Mada) yang disebut jadi alasan pemilihan Bali sebagai tuan rumah. Itu sebagaiman saat di Pekan Olahraga Nasional (PON).

Tingginya angka persentase vaksinasi di Pulau Dewata pun semakin menguatkan PBSI dan BWF menggelar turnamen di sana. Seperti diketahui, persentase vaksinasi di Pulai Bali sudah hampir di angka 100 persen.

Ketua Umum PP PBSI Agung Firman Sampurna dalam konferensi pers virtual, Jumat (29/10). (Foto: Dok PP PBSI)

Agung berharap, persiapan IBF yang matang bisa jadi pancingan kegiatan olahraga internasional di Indonesia lagi. ’’Sekaligus jadi bukti kalau Indonesia bisa melangsungkan acara besar dengan standar keamanan dan kesehatan yang terjaga,’’ harap Agung.

Senada dengan Agung, Gubernur Bali Wayan Koster pun menyatakan Bali sudah siap menggelar ajang internasional di tengah pandemi Covid-19. ’’Penambahan kasus di Bali terus menurun dan bertahan di angka dua digit. Saya lakukan pantauan dari kota hingga ke tingkat desa, dan kami pun bisa menjamin prokes berjalan dengan baik,’’ beber Koster.

’’Sebelum agenda ini berlangsung, kami terlebih dahulu akan menggelar acara gladi bersih yang akan kami gelar mulai dari bandara sampai dengan di pusat acara,’’ sambung Koster. (Yunita Mega Pratiwi)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.