Minggu, 26 April 2026, pukul : 16:53 WIB
Surabaya
--°C

AP24 Apresiasi Musyawarah Politik di Bali

DENPASAR-KEMPALAN: Forum Pemerhati Sejarah Islam (FPSI) Bali, menggagas pertemuan tokoh masyarakat, politisi dan tokoh ormas muslim se Bali. Pertemuan yang berlangsung di Denpasar, Sabtu (25/2), digelar FPSI melalui Badan Otonomnya, Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP).

“Kami mecoba menyatukan pandangan, mau dibawa kemana arah politik ummat Islam di Bali menghadapi Pemilu 2024,” kata Ketua FPSI Bali, Imam Asrorie.

Hal tersebut dikemukakan Imam dalam sambutannya pada pembukaan seminar bertemakan : “Meningkatkan Peran Politik dan Persatuan Ummat Dalam Mewujudkan Keterwakilan Ummat di DPR dan DPD”.

Ketua DPW AP24 Bali, Ahmad Baraas mengapresiasi kegiatan yang diikuti oleh peserta dari berbagai pelosok Bali, yang terdiri dari utusan lebih dari 100 desa berpenduduk masyoritas muslim. Menurut Baraas, pertemuan itu sangat positif, sebagai bentuk kepedulian ummat Islam terhadap pembangunan politik di Pulau Dewata.

Sebagai penduduk Bali yang jumlahnya merupakan mayoritas kedua setelah ummat Hindu katanya, muslim di Bali bisa saling bahu membahu dengan seluruh penduduk Bali dalam memberi arah pembangunan di daerah itu. “Ummat muslim bisa saling bersinergi membangun Bali melalui jalur politik, khususnya melalui perwakilan di DPD, DPR RI, maupun di DPRD I dan DPRD II,” kata Ketua DPW Bali Simmpul Relawan Anies Pemimpin 2024 (AP24) itu.

Dalam pertemuan tersebut, Baraas mengusulkan agar calon presiden tahun 2024 juga ikut dibahas. Kendati acara musywarah diikuti oleh parpol berbeda-beda dengan calon presiden berbeda-beda, ada baiknya masyarakat dibekali pemahaman yang baik dan benar bagaimana memilih calon presiden yang baik bagi masa depan Indonesia.

“Ini kan tujuannya sama, yakni membangun masa depan Indonesia yang lebih baik, jadi nggak usah tabu,” kata Baraas menjawab Kempalan seusai acara tersebut.

Musyawarah Politik Keummatan diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman oleh sejumlah parpol untuk menurunkan ego kelompok dalam menghadapi Pemilu 2024. Kendati pertemuan tidak mengerucut kepada nama siapa yang akan didukung sebagai wakil dalam Pemilu 2024, namun telah direkomendasikan agar FPSI menyelenggarakan pertemuan lanjutan.
“Sudah dibentuk tim perumusnya, nanti akan dibagikan kepada pihak-pihak berkepentingan,” kata Imam.

Ada pun mengenai sosok calon presiden, menurut Imam, sempat disinggung dalam pertemuan komisi. Namun diakuinya belum mengerucut kepada satu nama. “Kan ada utusan parpol yang punya calon beda-beda. Tapi kita lihat nanti bagaimana dinamika politiknya,” kata Imam. (aba)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.