Senin, 8 Juni 2026, pukul : 15:17 WIB
Surabaya
--°C

Spirit Santri dan Pemulihan Ekonomi

Program OPOP terbilang istimewa, karena kesuksesan program ini tidak bisa terwujud jika sesama pesantren tidak saling bersinergi. Mereka dapat saling berkolaborasi dalam penyediaan produk yang dibutuhkan pasar. Sehingga segmentasi pasar semakin luas, dan pendapatan yang diperoleh juga semakin optimal. Artinya tidak boleh ada ego personal diantara sesama pesantren untuk memperoleh keuntungan dari kebutuhan pasar.

Inovasi-inovasi yang dilakukan oleh pesantren dan dukungan penuh dari pemerintah, sebagaimana ulasan yang disampaikan di bagian sebelumnya, membuktikan bahwa pesantren memiliki posisi kompetitif dalam menggerakkan perekonomian nasional. Hal ini sangatlah penting, serta sangat dibutuhkan kehadirannya di tengah adanya kondisi perekonomian yang tengah mengalami fase recovery akibat adanya pandemi COVID 19. Sehingga peran pondok pesantren dari masa ke masa mampu adaptif dalam setiap perkembangan zaman.

BACA JUGA  Prabowo Bersih-bersih BGN: Loyalis Diborgol, Awal Pemberantasan Korupsi?

Spirit santri dan pesantrennya dalam mengembangkan kemandirian ekonomi terus membumbung tinggi, sekalipun tidak sedikit terpaan yang hadir. Peran sebagai inkubator bisnis sudah sangat sesuai diperankan oleh pesantren.

Berdasarkan keterkaitan antara pesantren, santri, dan ekonomi syariah. Program OPOP telah sesuai, dan jelas juga menjadi momentum yang tepat di berbagai dinamika perekonomian yang sempat mengalami ketidakpastian akibat meluasnya pandemi COVID 19. Pada saat yang bersamaan pula, upaya pemulihan ekonomi tengah digencarkan oleh semua kalangan. Hal ini menjadi penting sebagai ajang pembuktian bagi seorang santri dan pesantren untuk menunjukkan peran dan spiritnya dalam mendukung penuh pemulihan ekonomi nasional.

Pondok pesantren tidaklah lagi hanya berperan sebagai lembaga pendidikan Islam, namun juga berperan sebagai lembaga ekonomi syariah. Dalam rangka untuk mewujudkan pemulihan ekonomi sebagaimana cita-cita banyak pihak. Santri dengan pesantrennya bersama masyarakat serta pemangku kepentingan lainnya dapat saling berkontribusi untuk mengelola ekonomi secara mandiri dan strategis.

BACA JUGA  Hantu Kurs Dolar Rp 18.000

Menyelenggarakan proses pendidikan, mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya vaksin dan upaya menjaga kesehatan, serta menerapkan ilmu berbisnis dan berdagang. Diharapkan dapat mengukuhkan peran serta pesantren, santri dan ulama tentunya, dalam upaya pemulihan ekonomi nasional dari pandemi COVID 19. Aamiin ya Rabb.

Editor: Kumara Adji Kusuma

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.